BREAKING NEWS
 

Kepastian Keberangkatan Haji, Prabowo Tekankan Keselamatan Jemaah Paling Utama

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Rabu, 11 Maret 2026 15:05 WIB
Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar Simanjuntak saat memberikan keterangan kepada media usai mengikuti acara Nuzulul Quran di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3/2026), (Foto: Dok. Tim Media Presiden)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menegaskan keselamatan jemaah haji Indonesia menjadi perhatian utama dalam menghadapi dinamika situasi geopolitik di Timur Tengah menjelang musim haji tahun ini.

Prabowo menginstruksikan agar seluruh persiapan penyelenggaraan haji difokuskan pada upaya memastikan keselamatan warga negara Indonesia yang akan menunaikan ibadah.

“Negara bertanggung jawab untuk mendampingi dan memastikan keselamatan jemaah. Pesan Presiden satu, fokus beliau adalah ingin memastikan keselamatan jamaah haji. Itu yang paling penting,” kata Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar Simanjuntak, Usai mengikuti acara Nuzulul Qur'an di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3/2026),

Ia menjelaskan, pemerintah saat ini tengah menyiapkan berbagai skenario untuk mengantisipasi perkembangan situasi yang dinamis di kawasan Timur Tengah.

Baca juga : Kementan Terus Stabilkan Harga Cabe Dan Bawang Merah Jelang Lebaran

Menurut Dahnil, keberangkatan kloter pertama jemaah haji Indonesia dijadwalkan pada 22 April 2026 apabila kondisi tetap memungkinkan.

“Petunjuk Presiden, siapkan berbagai skenario. Orientasi utamanya adalah memastikan keselamatan warga negara Indonesia yang akan menunaikan haji nanti bulan April," ujarnya.

Adsense

Pemerintah juga akan membahas sejumlah skenario tersebut bersama DPR. Pembahasan itu mencakup kemungkinan tetap memberangkatkan jemaah sesuai jadwal atau menunda keberangkatan jika situasi berpotensi membahayakan. “Itu nanti kami bicarakan dengan DPR,” kata Dahnil.

Keputusan akhir terkait penyelenggaraan haji akan mempertimbangkan banyak faktor, termasuk perkembangan situasi keamanan internasional serta masukan dari berbagai pihak.

Baca juga : Abdullah Puteh: Segera Perkuat Diplomasi Untuk Lindungi WNI

Dahnil menambahkan, Kementerian Haji juga berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri. Salah satu saran yang disampaikan adalah imbauan untuk menunda perjalanan apabila situasi dinilai belum aman.

Pemerintah menyiapkan setidaknya empat skenario keberangkatan jemaah haji. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah perubahan rute penerbangan guna menghindari wilayah yang berpotensi berisiko.

“Ada rute yang berbeda misalnya lewat jalur selatan, kemudian ada lewat Afrika yang juga diwacanakan oleh DPR,” ujarnya.

Skenario lain yang disiapkan adalah kemungkinan penundaan keberangkatan seperti yang pernah terjadi pada masa pandemi Covid-19.Ini dilakukan apabila keselamatan jemaah terancam.

Baca juga : Dapat Becak Listrik Dari Prabowo, Tukang Becak Blitar Tak Lagi Pegal

"Faktor biaya bukan menjadi pertimbangan utama pemerintah dalam situasi ini. Presiden pun secara khusus menekankan bahwa keselamatan jemaah harus ditempatkan di atas segala hal," pungkas Dahnil.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense