BREAKING NEWS
 

Buat Yang Berani Laporkan Penyelewengan BBM Subsidi

Politisi Gerindra Siapkan Hadiah Sebesar Rp 10 Juta

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : ABDUL SHOMAD
Senin, 16 Maret 2026 06:40 WIB
Ketua DPP Partai Gerindra, Bambang Haryadi. (Foto: Dok. Gerindra)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Gerindra menyiapkan hadiah Rp 10 juta bagi masyarakat yang memberikan informasi terkait dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) subsidi, khususnya jenis solar.

Ketua DPP Partai Gerindra, Bambang Haryadi mengatakan, Partai Gerindra menyiapkan Rp 10 juta bagi siapa pun masyarakat yang memberikan informasi mengenai penyelewengan BBM subsidi, khususnya solar. Insentif tersebut, kata dia, sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat yang berani melaporkan praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi. 

Masyarakat, kata Bambang, dapat mengumpulkan bukti dengan merekam aktivitas yang diduga sebagai praktik penyelewengan BBM subsidi. Bambang meminta masyarakat untuk tidak takut melaporkan tindakan yang merugikan publik. 

Baca juga : Strategi Penghematan BBM Untuk Jaga Stabilitas Energi

"Serahkan buktinya kepada pengurus Gerindra setempat, baik di tingkat DPC maupun anggota Fraksi Gerindra di tingkat kabupaten atau kota,” kata Bambang, di Jakarta, Minggu (15/3/2026). 

Bambang menyinggung kemungkinan adanya kongkalikong antara oknum tertentu dengan pihak SPBU maupun penadah. Selain merasa geram, dia berdalih, penyelewengan BBM bersubsidi sangat merugikan masyarakat yang seharusnya menjadi penerima manfaat. 

“BBM subsidi hanya diperuntukkan bagi angkutan umum, petani, dan nelayan. Gerindra menolak penyelewengan BBM subsidi dan ini harus diawasi bersama agar tepat sasaran,” tegasnya. 

Baca juga : DKI Terjunkan Satpol PP Dan Petugas Kebersihan

Anggota DPR asal Jember, Jawa Timur itu juga mengungkap sejumlah modus penyelewengan BBM subsidi yang kerap terjadi. Salah satunya, kata dia, adalah pemindahan solar dari tangki SPBU ke tempat lain menggunakan kendaraan pada malam hari. 

“Sering terjadi, pagi hari SPBU masih melayani pengisian. Namun sekitar pukul 17.00 sudah ditutup dengan alasan solar habis. Jangan mudah percaya," ujarnya. 

Adsense

"Perhatikan aktivitas malam hari. Biasanya CCTV dimatikan lalu ada kendaraan masuk untuk memindahkan BBM dari tangki SPBU ke tempat lain,” sambung Bambang. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense