BREAKING NEWS
 

Operasi Ketupat 2026 Sukses, Kompolnas Puji Pendekatan Teknologi dari Polri

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : MUHAMAD FIKY
Senin, 30 Maret 2026 14:55 WIB
Foto: Korlantas Polri.

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisioner Kompolnas, Choirul Anam, mengapresiasi keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dalam pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini. Ia menilai capaian tersebut tidak terlepas dari penerapan kebijakan berbasis teknologi oleh Polri.

“Kalau berdasarkan angka memang ada penurunan yang cukup signifikan. Yang paling penting adalah penggunaan teknologi, karena memungkinkan kebijakan yang diambil menjadi lebih objektif,” kata Anam saat dihubungi, Kamis (26/3/2026).

Menurut Anam, keberhasilan Operasi Ketupat juga dipengaruhi kepemimpinan Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, yang memberikan arahan jelas kepada seluruh jajaran. Arahan tersebut dijalankan dengan baik oleh petugas di lapangan dan didukung partisipasi masyarakat.

Kapolri juga memperpanjang masa pengamanan arus balik 2026 melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret. Kebijakan ini memastikan personel tetap siaga guna menjamin masyarakat dapat kembali ke rumah dengan aman.

“Kepolisian memastikan tata kelola Operasi Ketupat berjalan lancar. Berbagai potensi hambatan di jalan dapat ditekan seminimal mungkin. Ini juga berkat kerja sama masyarakat yang memanfaatkan teknologi dan mematuhi rambu keselamatan,” ujarnya.

Baca juga : Politisi Gerindra Ingatkan Dampak Ekonomi Global

Kompolnas turut mendorong Polri untuk terus mengembangkan kebijakan berbasis teknologi, terutama dalam pengawasan lalu lintas di jalur arteri, sebagaimana sistem yang telah diterapkan di jalan tol.

“Sistem berbasis e-toll yang mendukung efektivitas kebijakan one way bisa dikembangkan ke jalan arteri, sehingga kenyamanan dan keselamatan masyarakat semakin terjamin,” jelas Anam.

Ia juga mengapresiasi seluruh personel kepolisian, khususnya Korlantas Polri, serta masyarakat yang berkontribusi dalam menyukseskan Operasi Ketupat 2026.

Adsense

“Keberhasilan Operasi Ketupat ini adalah hasil kerja bersama antara kepolisian dan masyarakat,” tegasnya.

Fatalitas Kecelakaan Turun 30,41 Persen

Baca juga : Kakorlantas: Operasi Ketupat Resmi Berakhir, Dilanjutkan KRYD hingga 29 Maret

Polri secara resmi menutup Operasi Ketupat 2026 dan melanjutkannya dengan KRYD hingga 29 Maret sesuai arahan Kapolri. Dalam operasi kemanusiaan tersebut, angka fatalitas kecelakaan lalu lintas berhasil ditekan secara signifikan.

Kakorlantas Polri, Agus Suryonugroho, menyatakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama Lebaran 2026 tetap kondusif tanpa kejadian menonjol.

“Secara umum situasi kamtibmas selama perayaan Lebaran 2026 terjaga aman, tertib, dan kondusif,” kata Agus di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (25/3/2026).

Berdasarkan data IRSMS Korlantas Polri, jumlah korban meninggal dunia selama periode mudik dan balik 2026 turun 104 orang atau sebesar 30,41 persen. Pada 2026 tercatat 238 korban meninggal dunia, sedangkan pada 2025 mencapai 342 orang.

Selain itu, jumlah kecelakaan lalu lintas secara nasional juga menurun 5,31 persen, dari 2.880 perkara pada 2025 menjadi 2.727 perkara pada 2026.

Baca juga : Operasi Ketupat 2026, Kakorlantas Pastikan Pengamanan Ibadah dan Mudik Optimal

“Tahun ini juga tercatat nihil kecelakaan menonjol,” pungkasnya.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense