Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
FiberStar Tutup Tahun 2025 dengan Pertumbuhan Jaringan yang Solid
Rabu, 4 Maret 2026 21:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - FiberStar menutup tahun 2025 dengan peningkatan signifikan dalam jumlah homepass dan home connected. Jumlah homepass meningkat menjadi 3.360.119 titik, naik 45,9% dari tahun sebelumnya, sementara home connected melonjak menjadi 489.211 pelanggan, tumbuh 51,9%.
Rasio pemanfaatan jaringan atau take rate juga meningkat dari 14,0% pada 2024 menjadi 14,6% pada 2025, menunjukkan utilisasi infrastruktur yang makin sehat. "Yang kami jaga bukan hanya seberapa luas jaringan bertambah, tapi seberapa efektif jaringan itu dipakai. Di 2025, pertumbuhan home connected melampaui laju homepass. Ini menunjukkan utilisasi makin solid dan jaringan yang dibangun benar-benar memberikan nilai manfaat,” kata Network Planning Department Head FiberStar.," ujar Yudo Satrio di Jakarta, Rabu (4/3).
Baca juga : Cap Go Meh 2026, Telkomsel Perkuat Jaringan Hyper 5G Di Singkawang
Ekspansi Infrastruktur dan Kualitas Layanan Seiring dengan lonjakan permintaan, FiberStar melaporkan total panjang jaringan fiber kini mencapai 64.498 kilometer. Pengembangan ini mencakup pembangunan trase baru serta penguatan berlapis mulai dari infrastruktur backbone, jaringan metro, hingga last-mile. Yudo menekankan bahwa strategi penguatan dari hulu ke hilir sangat krusial untuk menjaga konsistensi kualitas layanan.
“Utilisasi yang sehat harus ditopang desain jaringan yang siap. Kami memperkuat kapasitas secara merata agar kualitas tetap konsisten saat trafik tumbuh,” tambahnya.
Baca juga : Bicara Defisit Anggaran 2026, Purbaya Jamin Utang Terkontrol
Menatap tahun 2026, FiberStar telah menyiapkan peta jalan strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan. Perusahaan menargetkan pembangunan sekitar 750.000 homepass baru dengan fokus pada wilayah-wilayah prioritas.
Selain ekspansi fisik, fokus utama di tahun mendatang adalah mendorong penetrasi layanan melalui kolaborasi yang lebih erat dengan para mitra ISP. FiberStar berkomitmen memitigasi berbagai tantangan lapangan, seperti perizinan dan kondisi konstruksi, agar rollout jaringan tetap sesuai jadwal (on-track).
Baca juga : Serapan MBG Triwulan I-2026 Capai Rp 60 T, Dongkrak Perumbuhan Ekonomi
“Sebagai neutral carrier, kami ingin mitra bisa lebih cepat memperluas layanan. Fokus kami di 2026 adalah memastikan fondasi infrastruktur siap, andal, dan produktif bagi kebutuhan digital masyarakat serta pelaku bisnis secara berkelanjutan,” tutup Yudo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya