Dark/Light Mode

MLSC Jakarta 2026, Pemprov DKI Komit Perkuat Pengembangan Sepak Bola Putri

Kamis, 12 Februari 2026 15:59 WIB
Foto: MilkLife Soccer Challenge.
Foto: MilkLife Soccer Challenge.

RM.id  Rakyat Merdeka - MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Jakarta Seri 2 2025 – 2026 kembali digelar pada 12–15 Februari 2026 di Kingkong Soccer Arena dan Lapangan Brigif 1, Jakarta Timur.

Ajang sepak bola putri usia dini yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife ini memperoleh dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi (Penprov) DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melalui Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, menegaskan komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) dalam memperkuat pembinaan sepak bola putri sejak usia dini.

Partisipasi Pemda dalam turnamen ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga yang progresif dan berkesinambungan.

"Sinergi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan pemangku kepentingan olahraga diharapkan mampu menciptakan kompetisi yang sehat, terbuka, dan berkelanjutan," kata Ali di Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Ali menyampaikan, Pemerintah senantiasa mendukung dan memfasilitasi tumbuhnya talenta muda, khususnya para atlet putri. MilkLife Soccer Challenge menjadi ruang pembinaan positif yang melengkapi proses pendidikan karakter di luar ruang kelas. 

Pemprov DKI Jakarta, dalam hal ini Gubernur dan Wakil Gubernur, mengucapkan terima kasih atas inisiasi dari Djarum Foundation dan MilkLife sehingga turnamen MilkLife Soccer Challenge ini kembali diadakan.

Antusiasme sangat bagus di tahun ini, oleh karena itu pihaknya akan terus dukung  agar menjadi agenda rutin di DKI Jakarta.

"Turnamen ini menjadi contoh bagi semua pihak untuk bersama-sama membina olahraga  baik berkolaborasi dengan pemerintah maupun dengan pihak swasta,” ucap Ali. Staf Khusus Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Diky Soemarno menyampaikan, dukungan Pemprov DKI terhadap ajang seperti ini akan terus diperkuat.

DKI Jakarta memiliki ambisi besar dalam bidang olahraga, termasuk sepak bola, sehingga pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan menjadi prioritas utama.

Bila dukungan dari Pemprov DKI tentu sangat besar, karena ini menjadi wadah pembibitan, terutama bagi atlet-atlet DKI.

Baca juga : Pemprov DKI Perkuat BUMD Pangan Jelang Imlek Hingga Idul Fitri

"Kami memang punya ambisi besar terhadap olahraga. Gubernur dan Wakil Gubernur juga sering menyampaikan untuk olahraga, DKI akan memberikan dukungan maksimal, apalagi untuk sepak bola,” ujar Diky.

Diky juga menekankan pentingnya peran sekolah dalam mendukung pengembangan potensi siswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Bakat di bidang olahraga perlu mendapat perhatian serius agar dapat menjadi jalan masa depan yang positif bagi generasi muda.

“Kami berharap para kepala sekolah dan tenaga pendidik juga bisa melihat bahwa potensi para murid di bidang non-akademik. Bakat olahraga ini harus dikembangkan agar bisa menjadi tujuan dan peluang yang baik di masa depan,” jelas Diky.

Sementara itu, Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, menegaskan kompetisi ini kembali mencatatkan partisipasi yang signifikan.

Tingginya animo peserta mencerminkan semakin kuatnya posisi turnamen ini sebagai platform kompetisi dan pembinaan sepak bola putri usia dini di DKI Jakarta.

Pada seri ini, tercatat sebanyak 2.319 siswi dari 128 Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) ambil bagian, dengan rincian 85 tim di kategori usia (KU) 10 dan 123 tim di KU 12.

Teddy juga menyampaikan apresiasi atas dukungan strategis Pemprov DKI Jakarta bersama Dinas Pendidikan (disdik) yang berperan aktif dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan ajang ini.

Sinergi lintas pemangku kepentingan menjadi elemen krusial dalam membangun fondasi ekosistem pembinaan sepak bola putri yang terstruktur dan berkelanjutan sejak usia dini.

Kolaborasi tersebut harap dia, mampu menghadirkan ruang kompetisi yang aman, positif, sekaligus kompetitif bagi para atlet untuk mengembangkan potensi terbaiknya.

“Kami melihat tingkat partisipasi yang sangat positif dari para atlet muda di Jakarta, dengan jumlah peserta yang mencapai ribuan dan turut ambil bagian dalam program ini," ucap Teddy.

Baca juga : Jadi Rute Favorit, Pemprov DKI Tambah Bus Transjabodetabek Rute Blok M–Bogor

Capaian tersebut merefleksikan pertumbuhan minat yang kian kuat terhadap sepak bola putri di tingkat usia dini.

Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada Pemprov DKI Jakarta, atas dukungan strategis yang diberikan sehingga penyelenggaraan kegiatan ini dapat berjalan optimal.

"Kami berharap seri ini dapat menjadi fondasi yang kokoh dalam memperkuat keberlanjutan MilkLife Soccer Challenge di Jakarta pada penyelenggaraan berikutnya,” ujar Teddy.

Pada kesempatan yang sama, Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Jacksen F. Tiago, menyampaikan kekagumannya terhadap perkembangan dan potensi besar sepak bola putri usia dini yang ia saksikan, baik dari dua seri sebelumnya hingga seri terbaru di Jakarta.

Babak kualifikasi MLSC Seri 2 Jakarta 2025 – 2026 yang digelar selama empat hari mengingat tingginya jumlah peserta yang mendaftar.

Proses kualifikasi hingga babak knockout dan fase grup memberi kesempatan lebih luas bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

"Tim pelatih regional nantinya akan menyeleksi pemain-pemain potensial untuk dibentuk menjadi satu tim yang akan mewakili Jakarta di ajang MilkLife Soccer Challenge All-Stars di Kudus pada Juni 2026,” jelas Jacksen.

Jacksen menambahkan, antusiasme peserta yang dibarengi kualitas permainan menunjukkan sinyal positif bagi masa depan sepak bola wanita Indonesia.

Karena itu, pentingnya evaluasi berkelanjutan setelah setiap seri turnamen. Pihaknya selalu melakukan evaluasi setelah event.

"Kami meninjau beberapa aturan yang bisa disesuaikan, misalnya terkait faktor usia, sehingga anak-anak bisa berkembang lebih optimal dan berjenjang. Mereka akan belajar bagaimana bermain sebelas lawan sebelas, dan dengan evaluasi yang tepat, kami berharap permainan mereka tetap menarik dan semakin berkualitas,” jelas Jacksen.

Sementara, salah satu peserta yang mengikuti MilkLife Soccer Challenge Jakarta Seri 2 2025 – 2026 adalah Amanda Aqhila Putri dari SDN Cikini 01.

Baca juga : Rilis IKJ 2025, Upaya Perkuat Keselamatan Jurnalis

Sekolahnya menjadi salah satu tim yang berhasil lolos ke babak utama setelah melewati babak kualifikasi yang digelar pada 22–25 Januari lalu.

Manda mengaku bangga bisa tampil di ajang prestisius ini, terlebih timnya baru pertama kali mengikuti turnamen namun langsung berhasil menembus fase grup.

“Ini pertama kali saya ikut turnamen sebesar ini, sampai terasa speechless karena venue-nya sangat besar, ada empat lapangan! Kami harus benar-benar siap dan punya strategi jika ingin menghadapi tim-tim besar,” ujar Amanda.

Ia menambahkan, perjuangan dari babak kualifikasi hingga babak utama bukanlah hal yang mudah. Perjalanan dari kualifikasi sampai tahap ini cukup menantang.

Dia ingin fokus di setiap pertandingan agar bisa meraih kemenangan dan memberikan yang terbaik.

"Apalagi ini pertama kalinya sekolah kami ikut serta. Semoga kami bisa membuat penampilan yang membanggakan,” tutupnya.

Sebagai informasi, rangkaian MilkLife Soccer Challenge Seri 2 2025-2026 akan berlangsung di total 12 kota penyelenggaraan.

Setelah Semarang dan Tangerang, rangkaian kompetisi akan bergulir ke Bandung dan Yogyakarta (27 Januari - 1 Februari), Solo dan Jakarta (10 - 15 Februari), Samarinda by Bayan (23 - 26 April), Bekasi (28 April - 3 Mei), Banjarmasin by Bayan (30 April - 3 Mei), Kudus dan Surabaya (12 - 17 Mei), serta Malang (19 - 24 Mei).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.