BREAKING NEWS
 

2 Minggu Dirawat Di RSCM 

Aktivis KontraS Yang Disiram Air Keras Masih Belum Pulih

Reporter : FAQIH MUBAROK
Editor : SISWANTO
Rabu, 1 April 2026 07:40 WIB
Aktivis KontraS Andrie Yunus. (Foto: Dok. MK)

RM.id  Rakyat Merdeka - Aktivis KontraS Andrie Yunus yang menjadi korban penyiraman air keras masih menjalani perawatan di RSCM Jakarta. Meskipun sudah 2 pekan dirawat, kondisi Andrie masih belum pulih. Andrie masih belum ke luar dari ruangan High Care Unit (HCU). 

Kondisi terbaru Andrie diungkap Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS, Jane Rosalina, di Kantor Komnas HAM, Menteng, Selasa (31/3/2026).

“Masih dalam observasi dan perawatan intensif secara berkala. Kami mohon doa,” ujar Jane. 

Baca juga : Kasus Kuota Haji Tambahan, KPK Tetapkan 2 TSK Baru

Diketahui, Andrie menjadi korban penyiraman air keras pada Kamis (12/ 3/2026). Sejak itu, ia telah menjalani dua kali operasi dan masih membutuhkan perawatan intensif, terutama untuk luka bakar dan kondisi matanya. 

Ketua Badan Pengurus KontraS, Indria Fernida, menyebut kondisi Andrie belum memungkinkan untuk dijenguk secara bebas. “Sudah lebih dari dua minggu di HCU, perawatannya masih melekat dan intensif, khususnya untuk mata dan luka bakar,” kata Indria dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi III DPR. 

Dalam rapat tersebut, KontraS juga mendesak DPR tidak hanya melakukan pengawasan. Pihaknya tetap mendorong pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk mengusut kasus ini secara menyeluruh. 

Baca juga : Bupati Dan Wabup Lebak Dibina Gubernur Banten

Dari sisi medis, pihak RSCM mengungkapkan adanya kerusakan signifikan pada sel punca kornea mata kanan Andrie, dengan tingkat kerusakan diperkirakan mencapai 40 persen. Manajer Hukum dan Humas RSCM, Yoga Nara, menjelaskan sejumlah tindakan medis telah dilakukan. Di antaranya pemasangan membran amnion untuk melindungi permukaan mata, terapi anti-inflamasi, hingga pembersihan jaringan luka (debridement). 

Selain itu, tim medis juga melakukan cangkok kulit untuk mempercepat penyembuhan luka bakar. 

“Perkembangan saat ini menunjukkan kondisi mulai stabil. Peradangan membaik dan ada indikasi pemulihan pada sel kornea,” ujar Yoga. 

Baca juga : Gerindra Desak KPU Dan Bawaslu, Tingkatkan SDM Dan Akurasi Data Pemilih!

Meski demikian, proses penyembuhan masih panjang. Pembentukan lapisan epitel baru masih terus dipantau untuk memastikan keberhasilan terapi. 

Adsense

Komisioner Komnas HAM Saurlin Siagian memperkirakan pemulihan total bisa memakan waktu hingga dua tahun. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense