Dark/Light Mode

Gerindra Desak KPU Dan Bawaslu, Tingkatkan SDM Dan Akurasi Data Pemilih!

Rabu, 1 April 2026 06:40 WIB
Politikus Partai Gerindra, Bahtra Banong. (Foto: Instagram/bahtrabanong)
Politikus Partai Gerindra, Bahtra Banong. (Foto: Instagram/bahtrabanong)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) didorong untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) guna menghadirkan penyelenggaraan pemilu yang lebih berkualitas dan sesuai ekspektasi publik.

Politikus Partai Gerindra, Bahtra Banong mendorong pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) didorong untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) guna menghadirkan penyelenggaraan pemilu yang lebih berkualitas dan sesuai ekspektasi publik. 

“Kita melihat harapan dan ekspektasi publik sangat besar terhadap KPU dan Bawaslu agar ke depan pelaksanaan pemilu berjalan baik dan berkualitas,” katanya. 

Desakan agar KPU dan Bawaslu melakukan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) disampaikan Bahtra selaku Wakil Ketua Komisi II DPR dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama pimpinan dan komisioner KPU, Bawaslu, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026). 

Menurut Bahtra, salah satu kunci untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan meningkatkan kualitas SDM di lingkungan KPU dan Bawaslu. Dia menilai, peningkatan kapasitas aparatur menjadi faktor penting dalam memperbaiki kinerja lembaga penyelenggara pemilu. 

Baca juga : Arus Mudik & Balik Lebaran Tahun Ini Lancar Terkendali

“Yang tak kalah penting, SDM di Bawaslu maupun KPU harus terus ditingkatkan,” tegasnya. 

Bahtra juga menyoroti persoalan akurasi data yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat. Dia meminta kedua lembaga tersebut memberi perhatian serius terhadap perbaikan kualitas data pemilih. 

“Selama ini banyak keluhan soal akurasi data. Ini juga harus menjadi perhatian penting,” katanya. 

Menurut Bahtra, peningkatan kualitas SDM akan berdampak langsung pada perbaikan akurasi data. Dengan begitu, kualitas penyelenggaraan pemilu secara keseluruhan juga akan meningkat. 

“Kalau kualitas orang yang bekerja semakin baik, akurasi datanya juga akan semakin baik,” imbuhnya. 

Baca juga : Pemerintah Siap Hadapi Kemarau

Selain itu, Bahtra mendorong KPU dan Bawaslu untuk lebih aktif menggelar pendidikan pemilih. Upaya ini dinilai penting untuk meningkatkan partisipasi sekaligus kualitas pemilih dalam setiap kontestasi demokrasi. 

“Kita juga perlu banyak kegiatan untuk meningkatkan partisipasi pemilu dan kualitas pemilih. Kalau pemilihnya berkualitas, hasil pemilunya juga akan baik,” ucapnya. 

Bahtra menegaskan, tingginya ekspektasi publik harus dijawab dengan program kerja yang berorientasi pada peningkatan kualitas pemilu, tidak sekadar memastikan proses berjalan. 

“Keberhasilan pemilu bukan hanya dari terlaksananya proses, tapi juga kualitas dan tingkat partisipasi masyarakat,” tegas Bahtra. 

Menanggapi hal tersebut, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja menyatakan, pihaknya siap memperkuat sistem pengawasan, terutama melalui pendekatan preventif yang lebih modern. Dia mengaku menerima masukan dari Komisi II sebagai mandat untuk memperkuat sistem peringatan dini. 

Baca juga : Please... Wajibkan ASN Naik Transportasi Publik

"Fokus kami adalah memperkuat pengawasan partisipatif dan mengoptimalkan pencegahan di ruang digital,” katanya. 

Bagja menambahkan, Bawaslu kini mulai menggeser paradigma pengawasan dari yang bersifat pasif menjadi lebih proaktif, guna mencegah potensi pelanggaran sejak dini. 

Senada disampaikan Ketua KPU Mochammad Afifuddin. Di kesempatan itu, Afifuddin menyampaikan serapan, penggunaan anggaran yang tertuang dalam laporan keuangan serta tindaklanjut pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). [BSH]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.