BREAKING NEWS
 

Isolasi Puluhan Tahun Berakhir, Jembatan Gantung Desa Bolo Segera Beroperasi

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Sabtu, 4 April 2026 16:57 WIB
Babinsa Bolo dari Koramil 17 Wonosegoro Kodim 0724/Boyolali, Budi Purnomo (Foto: Bakom RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Puluhan tahun warga Dukuh Bolo Tangkil harus mempertaruhkan keselamatan dengan menyeberangi Sungai Serang demi bersekolah, bekerja, dan berobat. Kini, jembatan gantung tengah dibangun untuk mengakhiri keterisolasian tersebut.

Pemerintah melalui program Jembatan Garuda terus mempercepat pembangunan infrastruktur dasar di wilayah perdesaan dan terisolasi. Salah satunya melalui pembangunan Jembatan Gantung Bolo Wetan di Desa Bolo, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali.

Jembatan ini dibangun untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat Dukuh Bolo Tangkil yang selama puluhan tahun menghadapi keterbatasan akses akibat terpisah oleh Sungai Serang yang berarus deras.

Bintara Pembina Desa (Babinsa) Bolo dari Koramil 17 Wonosegoro Kodim 0724/Boyolali, Budi Purnomo, menjelaskan bahwa selama ini warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani, pekerja, hingga pelajar harus menempuh jalur memutar sejauh 8,5 kilometer untuk mengakses pusat desa yang berada di seberang sungai.

Baca juga : Pram: ASN Yang Bolos, Siap-siap Kena Sanksi

Bahkan, demi mempersingkat waktu tempuh, tidak jarang warga mempertaruhkan keselamatan dengan menyeberangi Sungai Serang secara langsung. Pada musim hujan, sungai dengan lebar lebih dari 85 meter tersebut sering mengalami banjir, sehingga aktivitas warga, termasuk kegiatan belajar anak-anak, harus terhenti.

Pembangunan jembatan gantung sepanjang kurang lebih 100 meter ini diharapkan menjadi solusi permanen untuk membuka akses antarwilayah. Nantinya, jembatan tersebut akan menjadi penghubung utama menuju pusat desa, sehingga mempermudah mobilitas masyarakat dalam bersekolah, bekerja, maupun mengakses layanan kesehatan.

"Masyarakat bersyukur karena aktivitas anak sekolah dan petani itu bisa lancar, tidak perlu memutar jauh," kata Budi.

Adsense

Ia juga menyampaikan apresiasi masyarakat atas terealisasinya pembangunan jembatan tersebut melalui program strategis Jembatan Garuda di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga : Tempo Scan Group Berangkatkan 3.000 Peserta Program Mudik Gratis

“Saya mewakili warga Desa Bolo mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Semoga jembatan ini bisa dimanfaatkan oleh warga dan semoga Bapak Presiden selalu diberi kesehatan,” katanya.

Kepala Dusun Pulo Wetan, Desa Bolo, Jawadi, mengungkapkan bahwa gagasan pembangunan jembatan ini sebenarnya sudah ada sejak 1992, namun tidak pernah terealisasi karena biaya pembangunan jembatan yang sangat besar dan tidak adanya akses untuk meminta bantuan pemerintah.

Masyarakat telah lama mengeluhkan sulitnya akses, terutama bagi anak-anak sekolah dasar yang harus melintasi sungai, bahkan kerap harus dibantu oleh orang tua mereka.

"Selain itu, banyak petani yang lahannya itu berada di seberang sungai. Jadi dengan jembatan ini, proses angkut hasil panen bisa jadi lebih mudah," kata Jawadi.

Baca juga : KB PII Dukung Pembatasan Alfamart dan Indomart Demi Pengembangan Koperasi Desa

"Saya sebagai wakil dari masyarakat, berterima kasih sekali kepada Bapak Prabowo atas jembatan di Desa Bolo ini. Semoga nantinya akan bermanfaat bagi masyarakat banyak," tutup Jawadi.

Pembangunan jembatan ini ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan dan dilaksanakan secara gotong royong dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat.

Keberadaan jembatan gantung di Desa Bolo diharapkan semakin meningkatkan mobilitas masyarakat serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga di kawasan tersebut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense