Dark/Light Mode

BNPB Dan TNI Percepat Pembangunan Huntara Di Sumatera Barat

Rabu, 21 Januari 2026 23:05 WIB
Foto: Tim Media Presiden
Foto: Tim Media Presiden

RM.id  Rakyat Merdeka - Pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di sejumlah wilayah Sumatera Barat terus menunjukkan progres signifikan. Di beberapa lokasi, bangunan huntara bahkan telah berdiri dan memasuki tahap penyelesaian akhir.

Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol melaporkan bahwa hingga Selasa (20/1), pembangunan huntara di delapan titik di Sumatera Barat telah mencapai tahap akhir pengerjaan. Personel TNI bersama unsur terkait terus melakukan percepatan agar hunian dapat segera ditempati warga.

Di Kompleks Huntara Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, deretan bangunan huntara tampak telah berdiri. Personel TNI terlihat memperkuat struktur bangunan dengan pemasangan rangka, jendela, dan bagian penunjang lainnya.

Baca juga : Pramono Sebut Pembangunan Giant Sea Wall Dimulai September 2026

Progres serupa juga terlihat di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota. Petugas tengah melakukan pengerasan fondasi, sementara tiang-tiang baja ringan telah terpasang di sisi kiri dan kanan bangunan.

Sementara itu, di Korong Asam Pulau, Nagari Anduring, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, aktivitas pembangunan terus berlangsung. Mesin molen cor tampak beroperasi, dengan personel TNI bergotong royong membawa adukan semen ke lokasi calon huntara menggunakan gerobak sorong.

Di Nagari Puluik-Puluik, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, personel Kepolisian Republik Indonesia (Polri) turut terlibat dalam pembangunan huntara. Mereka bersama-sama mengangkut material bangunan guna mempercepat proses pembangunan agar hunian segera dapat dimanfaatkan warga terdampak.

Baca juga : Progres Terbaru Huntara di Sumbar, dari Batang Anai hingga Padang Hampir Rampung

Adapun titik lokasi pembangunan huntara di Sumatera Barat yang saat ini tengah berproses meliputi Jorong Kayu Pasak Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam; Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota; Nagari Anduring, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman; Nagari Puluik-Puluik, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan; Nagari Bungo, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar; Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang; Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman; serta Jorong Kubu Gadang, Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama pemerintah daerah dan kementerian/lembaga terkait terus mengakselerasi pembangunan huntara. Hunian sementara tersebut ditargetkan sudah dapat dihuni sebelum bulan Ramadhan 1447 Hijriah atau pada Februari mendatang.

Berdasarkan data sementara, dari total 50.974 unit rumah rusak berat akibat bencana, sebanyak 27.946 unit telah diajukan untuk pembangunan huntara. Hingga kini, 1.286 unit huntara telah selesai dibangun dan siap dihuni, sementara ribuan unit lainnya masih dalam proses pengerjaan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.