BREAKING NEWS
 

Logis 08 Minta Polisi Usut Konten Viral Diduga Bermuatan Makar

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Jumat, 10 April 2026 13:35 WIB
Foto: Logis 08.

RM.id  Rakyat Merdeka - Polemik video viral yang menyeret nama pengamat politik Saiful Mujani terus bergulir dan memicu perdebatan di ruang publik.

Ketua Umum Logis 08, Anshar Ilo, menilai isi video tersebut tidak lagi sebatas kritik, melainkan telah mengarah pada dugaan ajakan untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga : Ketum Logis 08 Ingatkan Kritik Harus Disampaikan Objektif dan Berimbang

“Ini bukan sekadar perbedaan pendapat atau kritik biasa. Jika sudah mengarah pada upaya menggulingkan kekuasaan yang sah, maka ini harus ditindak secara hukum,” ujar Anshar dalam keterangannya, Kamis (9/4/2026).

Adsense

Menurutnya, narasi tersebut berpotensi memecah belah masyarakat dan mengganggu stabilitas nasional, terutama di tengah upaya pemerintah menjalankan berbagai program strategis.

Baca juga : Kunjungi RSKD Duren Sawit, Pramono Cek Langsung Korban Diduga Keracunan

Lebih lanjut, Anshar meminta aparat penegak hukum segera mengambil langkah dengan memanggil pihak terkait untuk diperiksa.

“Kami meminta Kabareskrim Polri menindaklanjuti hal ini secara serius dan transparan. Jangan sampai ada pembiaran terhadap narasi yang dapat mengancam keutuhan bangsa,” tegasnya.

Baca juga : Presiden Perintah Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Ia menambahkan, kebebasan berpendapat harus tetap dijaga dalam sistem demokrasi, namun tidak boleh melampaui batas hingga mengarah pada tindakan yang melanggar hukum.

“Demokrasi memberikan ruang untuk kritik, tetapi bukan untuk menghasut atau mendorong tindakan inkonstitusional,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense