Dark/Light Mode

China Minta Konflik Timteng Segera Berakhir, Ingatkan Ancaman Energi Global

Rabu, 4 Maret 2026 21:11 WIB
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian (Foto: X)
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian (Foto: X)

RM.id  Rakyat Merdeka - China mendesak Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran untuk segera mengakhiri konflik Timur Tengah, demi menghindari kerusakan yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi global. Terutama, di Selat Hormuz.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian melalui platform X. 

Baca juga : Basuki Hadimuljono Tinjau Operasi PHM, Pastikan Pasokan Energi IKN Aman

"China mendesak pihak-pihak terkait untuk segera menghentikan operasi militer dan menghindari eskalasi lebih lanjut dari situasi tegang. Serta mencegah gejolak regional yang dapat menyebabkan kerusakan yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi global," tulis Lin Jian.

Secara khusus, Lin Jian menyoroti Selat Hormuz dan perairan yang berdekatan sebagai rute perdagangan internasional yang penting untuk lintas barang dan energi.

Baca juga : Konflik Iran Vs Israel-AS Picu Lonjakan Harga Energi dan Tekan Biaya Logistik

"Penting untuk menjaga wilayah agar aman dan stabil, demi melayani kepentingan bersama masyarakat internasional," tandasnya.

Melansir CNN International, sekitar setengah dari impor minyak China dan 29 persen dari impor gas alam cair (LNG) global tiba melalui Selat Hormuz. Lebih dari 20 persen minyak dunia, juga melewati selat yang mengalami gangguan signifikan sejak perang AS dan Israel dengan Iran dimulai pada Sabtu (28/2/2026).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.