RM.id Rakyat Merdeka - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Koordinator Perekonomian bersama Warisan Budaya Indonesia (WBI) menegaskan komitmennya dalam mendukung kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, khususnya dalam pelestarian budaya Indonesia.
Mengusung tema “Kartini, Warisan Budaya Identitas Bangsa”, kegiatan ini digelar di Gedung AA Maramis, Jakarta.
Tema tersebut sejalan dengan misi WBI di bawah kepemimpinan Yanti Airlangga yang konsisten mendorong berbagai program pelestarian budaya nasional.
Founder WBI itu menekankan pentingnya peran perempuan dalam menjaga dan mengembangkan budaya sebagai bagian dari identitas bangsa.
Yanti Airlangga menegaskan, Hari Kartini bukan hanya sekadar seremoni mengenakan kebaya atau pakaian adat dan selebrasi yang penuh kemeriahan . Sesungguhnya, ada makna yang dalam setiap kita memperingati hari tersebut.
Baca juga : SPI Dukung Perjuangan Pengemudi Ojol Disabiltas Ingin Anaknya Jadi Polisi
"Hari Kartini diharapkan bisa menjadi momen refleksi untuk melanjutkan perjuangan emansipasi dalam ruang lingkup yang lebih modern, tanpa melupakan warisan identitas yang dimiliki sebagai wanita," ujarnya.
Acara ini turut menghadirkan pembacaan puisi oleh Melanie Subono, yang dikenal sebagai artis multitalenta sekaligus aktivis sosial.
Suasana semakin semarak dengan penampilan sejumlah musisi dan seniman, antara lain Rafika Duri, Widyawati, Marini Soerjosoemarno, Kris Dayanti, serta penampil lainnya.
Selain pertunjukan seni, kegiatan ini juga diisi dengan bincang-bincang budaya yang dipandu oleh Moza Paramita bersama narasumber Suyin Pramono, Ketua Bidang Pelestarian WBI.
Diskusi tersebut menyoroti pentingnya kecintaan terhadap kekayaan wastra Indonesia sebagai bagian dari identitas budaya.
Baca juga : Home Deco Expo Bali 2026 Jadi Indikator Kebangkitan Industri Bahan Bangunan Nasional
Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga memberikan penghargaan Kartini Muda Award kepada sejumlah perempuan muda inspiratif yang aktif mengembangkan budaya Indonesia melalui bidangnya masing-masing.
Di antaranya adalah Nabila Shafia Misha, desainer muda asal Tangerang yang telah menciptakan lini busana Raya dengan sentuhan khas Indonesia.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada desainer muda Anya yang mengangkat wastra Sumba dalam desain modern, serta Ribie Siti Fardryan yang menginspirasi anak-anak, termasuk dari latar belakang keluarga rentan, untuk berkarya di dunia fashion.
Dalam rangkaian acara, DWP Kemenko Perekonomian dan WBI juga menggelar Bazar for Charity yang melibatkan berbagai pelaku UMKM budaya.
Bazar ini menghadirkan produk aksesoris, busana, dan wastra Indonesia. Sebanyak 10 persen dari hasil penjualan didonasikan kepada Rumah Harapan yang dikelola oleh Melanie Subono.
Baca juga : Bupati Tangerang Apresiasi Semangat Kebangsaan Pemuda Muhammadiyah
Peringatan Hari Kartini kali ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum refleksi untuk melanjutkan perjuangan emansipasi perempuan dalam konteks modern.
Perempuan Indonesia diharapkan terus berperan aktif dalam menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat identitas bangsa di tengah perkembangan zaman.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.