BREAKING NEWS
 

Ngaku Terima Rp 3 Miliar & Motor Ducati, Noel: Nggak Saya PakaiĀ 

Reporter : MOEHAMMAD WAHYUDIN
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Sabtu, 9 Mei 2026 06:40 WIB
Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel (tengah). (Foto: M Wahyudin/rm.id)

 Sebelumnya 
“Waktu itu dia (IBM) tanya, ‘Pak Wamen hobi motor ya?’. Saya bilang nggak,” tuturnya. 

Meski begitu, kata Noel, IBM menawarkan motor untuk diberikan kepada dirinya. Awalnya Noel menolak. Namun, teman-teman IBM mendesaknya untuk mencobanya. “Katanya, ‘Pak cobain dulu. Kalau nggak cocok balikin lagi’,” ucap Noel.

Akhirnya, beberapa Minggu kemudian, Noel menelepon IBM, menanyakan soal motor tersebut.

“Saya tanya, 'Bob, motormu itu jadi kamu kasih ke saya?'. Dia jawab, 'ya udah Pak, kirim aja alamatnya',” ujarnya.

Baca juga : RI Pimpin Transformasi Digital Kawasan ASEAN

Akhirnya motor itu dikirim ke rumah Noel. Namun, dia merasa tidak cocok dengan motor tersebut. 

“Motornya besar, saya jatuh," ucap Noel, yang mengaku tidak paham motor.

Karena itu, Noel tidak memberikan data diri yang diminta IBM untuk mengurus surat motor Ducati tersebut. 

Selain itu, Noel juga tidak tahu terkait harga motor Ducati yang sampai tembus Rp 700 juta. 

Baca juga : Bos Bulog Ajak Mahasiswa Study Tour Cek Stok Beras

"Apakah pernah Bapak menanyakan ke IBM, 'Motor apa yang cocok buat saya?'" korek Jaksa.

"Nggak pernah," balas Noel.

Jaksa kemudian menanyakan, apakah Noel memahami kewajiban pejabat negara melaporkan penerimaan hadiah atau gratifikasi ke KPK. Noel menggeleng.

“Nggak ngerti, Pak. Makanya saya menyesal banget,” ucap Noel. 

Baca juga : Beban TPST Bantargebang Makin Berat, Saatnya Warga Diajak Kelola Sampah Mandiri

Dalam perkara ini, 11 orang, yang terdiri dari sejumlah pejabat dan pegawai di lingkungan Kemnaker, serta Noel sendiri, duduk sebagai terdakwa. 

Mereka didakwa melakukan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3 di Kemnaker dengan total nilai mencapai Rp 6,5 miliar.

Jaksa juga mendakwa Noel menerima gratifikasi berupa uang Rp 3,3 miliar dan satu unit motor Ducati Scrambler warna biru dongker dari IBM.

Menurut jaksa, sejak Januari 2021 hingga Agustus 2025, para terdakwa menerima uang hasil pemerasan secara bertahap hingga miliaran rupiah yang kemudian dibagikan kepada sejumlah pihak, termasuk Noel. [YUD]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense