BREAKING NEWS
 

Kemendagri Gelar Pameran Batik Bhinneka Tunggal Ika Untuk Generasi Muda

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Senin, 18 Mei 2026 23:42 WIB
Foto: Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) berkolaborasi dengan Institut Pluralisme Indonesia, Ford Foundation, dan Perum LKBN ANTARA menggelar pameran batik.

Pameran bertajuk Mozaik Indonesia: Gen-Next Batik Bhinneka Tunggal Ika untuk Regenerasi Budaya dan Kolaborasi Kreatif di Antara Heritage Center, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Pameran tersebut digelar sebagai upaya pelestarian batik sebagai identitas budaya bangsa sekaligus memperkuat nilai kebhinekaan melalui seni dan budaya kepada generasi muda.

Wakil Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemendagri Ida Mahendra mengatakan, karya batik yang ditampilkan tidak hanya menghadirkan keindahan motif dan warna, tetapi juga memuat pesan persatuan dan penghargaan terhadap keberagaman budaya Indonesia.

“Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai ruang pembelajaran, pelestarian budaya, serta penguatan karakter kebangsaan melalui batik,” kata Ida dalam keterangannya.

Baca juga : Kemenag Tekankan Spirit Kiai Wahab untuk Pesantren dan NKRI

Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Andi Baso Indra Paharuddin, Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar, Direktur Institut Pluralisme Indonesia William Kwan, Direktur Regional Ford Foundation Alexander Irwan, serta perwakilan Kementerian Ekonomi Kreatif.

Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar menyampaikan, program Batik Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar slogan, melainkan bagian dari dialog kebangsaan dan budaya yang sehat.

“Batik merupakan identitas budaya bangsa yang harus terus hidup di ruang publik,” ujar Benny.

Adsense

Sementara itu, Direktur Institut Pluralisme Indonesia  William Kwan mengatakan, pameran tersebut merupakan bagian dari gerakan pelestarian budaya melalui revitalisasi batik dan penguatan nilai gotong royong.

Program tersebut dilakukan dengan melibatkan perspektif generasi muda dalam mendesain motif batik yang mencerminkan keberagaman Indonesia.

Baca juga : Drama Musikal MAR Contoh Nyata Untuk Generasi Muda Diapresiasi Veteran

Dalam pameran itu ditampilkan 19 karya batik siswa bertema Bhinneka Tunggal Ika, serta berbagai karya batik mulai dari batik klasik hingga kontemporer.

Wakil Ketua Pembina Yayasan Pluralisme Indonesia menilai batik dapat menjadi media untuk menanamkan nilai pluralisme dan penghargaan terhadap perbedaan kepada masyarakat.

“Nilai pluralisme dapat dikembangkan melalui bentuk, motif, warna, dan makna batik,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Regional Ford Foundation Alexander Irwan menyebut batik dapat menjadi media pendidikan pluralisme bagi generasi muda. Sejak 2021, Ford Foundation bersama Institut Pluralisme Indonesia berfokus pada program revitalisasi Batik Bhinneka Tunggal Ika di berbagai daerah.

Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Rima Agristina mengatakan, kegiatan tersebut turut memperkuat implementasi nilai Pancasila dan semangat gotong royong.

Baca juga : Mendikdasmen: Revitalisasi Sekolah-Pendidikan Berkualitas untuk Memuliakan Murid

“Diharapkan generasi muda dapat meneruskan esensi budaya bangsa yang sejalan dengan ideologi Pancasila,” kata Rima.

Sementara itu, perwakilan Kementerian Ekonomi Kreatif menyampaikan batik bukan hanya kain, tetapi juga identitas budaya yang perlu terus dikembangkan melalui kreativitas generasi muda.

Pameran Batik Bhinneka Tunggal Ika diharapkan menjadi sarana pelestarian budaya yang kreatif, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat semangat kebhinekaan di kalangan generasi muda.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense