BREAKING NEWS
 

Gandeng UNU Kalbar, LSP P3 PROKI Perluas Akses Sertifikasi Kompetensi Nasional

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Selasa, 19 Mei 2026 22:56 WIB
Penandatanganan kerja sama LSP P3 PROKI dengan UNU Kalbar. (Foto: Dok. LSP P3 PROKI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga Profesional Komunikasi Informasi (LSP P3 PROKI) memperluas akses sertifikasi kompetensi nasional di bidang komunikasi dan informasi melalui kerja sama strategis dengan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalimantan Barat (Kalbar). Penandatanganan kerja sama dilakukan Selasa (19/5/2026).

Kerja sama ini membuka peluang bagi mahasiswa, lulusan baru, hingga tenaga profesional di Kalimantan Barat untuk mengikuti asesmen dan uji kompetensi teknis berbasis standar nasional Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Ketua Asosiasi Profesi Wirausaha Informasi dan Komunikasi Indonesia (APWIKI) Dr. Pitoyo, M.Si. menyatakan bahwa kebutuhan industri komunikasi dan digital saat ini tidak lagi cukup hanya mengandalkan ijazah akademik, tetapi membutuhkan bukti kompetensi yang terukur dan diakui secara nasional.

Baca juga : Guru Besar Trisakti: MBG Perkuat SDM Dan Ketahanan Nasional

“Dunia kerja sekarang mencari SDM yang benar-benar siap kerja dan mampu menunjukkan kompetensinya secara objektif. Karena itu, sertifikasi profesi menjadi kebutuhan penting, terutama di sektor komunikasi dan informasi yang berubah sangat cepat,” ujarnya.

Adsense

Ketua LSP P3 PROKI Dewi Sad Tanti menambahkan, kerja sama dengan UNU Kalbar menjadi langkah konkret untuk membuka akses sertifikasi yang lebih merata hingga daerah.

“Selama ini akses sertifikasi profesi masih banyak terpusat di kota besar. Melalui kolaborasi ini, kami ingin mahasiswa dan tenaga profesional di Kalimantan Barat memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh sertifikat kompetensi BNSP dan meningkatkan daya saingnya di dunia kerja nasional,” katanya.

Baca juga : BJGN Gandeng RSUP M Djamil Perkuat Bank Jaringan dan Biomaterial Nasional

Kepala Biro AUAK UNU Kalbar Zikal Okta Syahtria menilai, kerja sama ini penting untuk menyiapkan lulusan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan industri.

“Mahasiswa sekarang membutuhkan kombinasi antara kemampuan akademik dan pengakuan kompetensi profesional. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya kampus menyiapkan lulusan yang siap bersaing dan siap bekerja,” jelasnya.

Dalam kerja sama tersebut, UNU Kalbar akan menyediakan peserta dan Tempat Uji Kompetensi atau TUK sewaktu, sedangkan LSP P3 PROKI akan melaksanakan asesmen melalui asesor kompetensi yang profesional, independen, dan tersertifikasi.

Baca juga : Pascateken MoU, UNPAM–APWIKI Perkuat SDM Asesor Kompetensi

Program ini diharapkan memberi dampak langsung bagi pengembangan sumber daya manusia komunikasi publik, media digital, humas, kreator konten, dan sektor informasi di Kalimantan Barat. Perjanjian kerja sama berlaku selama lima tahun hingga 2031 dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense