Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gandeng OJK dan APRDI, Makmur Perkuat Literasi Investasi Reksa Dana di Sumut
Kamis, 23 April 2026 18:06 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) melanjutkan program literasi investasi reksa dana bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asosiasi Pelaku Reksa Dana & Investasi Indonesia (APRDI) di luar Pulau Jawa.
Kegiatan kali ini digelar di Medan, Sumatera Utara sebagai bagian dari Road to Pekan Reksa Dana 2026, yang sebelumnya digelar di Semarang sebagai bagian dari pre-event menuju puncak acara pada 27 April 2026 di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
Program ini bertujuan memperkuat literasi dan inklusi investasi reksa dana di luar Pulau Jawa, khususnya di wilayah Sumatera Utara yang masih memiliki jumlah investor relatif lebih rendah dibandingkan kota-kota besar seperti Jakarta.
Dengan menanamkan prinsip legal dan logis dalam berinvestasi program sosialisasi di Medan ini berlangsung selama dua hari dengan tiga titik pelaksanaan, melibatkan dua segmen audiens, yakni mahasiswa di kampus dan perwakilan media di Kantor OJK Provinsi Sumatera Utara.
Baca juga : Gandeng Indomaret, TRIV Group Perluas Akses Investasi Crypto di Indonesia
Sosialisasi dimulai di Universitas Satya Terra Bhinneka, dilanjutkan dengan sesi penguatan pemahaman reksa dana bagi 20 perwakilan media di Kantor OJK Provinsi Sumatera Utara.
Kegiatan berlanjut ke STIE Bina Karya Tebing Tinggi. Secara keseluruhan, program ini dihadiri lebih dari 300 mahasiswa.
Kegiatan turut dihadiri Kepala Direktorat Pengawasan PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Provinsi Sumatera Utara, Yusri dan Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumatera Utara Muhammad Pintor Nasution.
Kegiatan di Universitas Satya Terra Bhinneka dan Kantor OJK Provinsi Sumatera Utara, mencerminkan kolaborasi lintas lembaga dalam mendorong inklusi pasar modal di Sumatera Utara.
Baca juga : BSI Perkuat Literasi dan Digitalisasi Layanan
"Teman-teman semua di sini, penting sekali untuk mulai mengenal investasi dan selalu tekankan prinsip legal dan logis dalam memilih aset investasi," ujar Yusri dalam keterangannya, Kamis (23/4/2026).
Yusri menambahkan, pasar modal akan selalu mengalami fluktuasi, naik maupun turun. Namun yang terpenting bagi setiap investor adalah memahami profil risiko diri sendiri dan memegang teguh prinsip bahwa investasi adalah komitmen jangka panjang.
"Dengan pemahaman itu, investor dapat tetap tenang dan tidak mengambil keputusan secara emosional ketika kondisi pasar tidak sesuai ekspektasi," ujar Pintor.
Sementara itu, Associate Director Sales & Marketing Makmur, Endang Cahyani memberikan edukasi mengenai kemudahan berinvestasi melalui aplikasi Makmur.
Baca juga : Gandeng Christy Ng, Jotun Hadirkan Warna Inisiatif disetiap Sudut Ruang
"Saat ini, mahasiswa bisa mulai belajar untuk menyisihkan dibandingkan menyisakan. Investasi di reksa dana sudah sangat mudah karena bisa dimulai dari Rp10.000 saja," ujar Endang.
Materi literasi reksa dana juga diperkuat oleh Ketua Presidium Dewan APRDI Lolita Liliana yang menekankan pentingnya memahami konsep compounding growth sebagai fondasi investasi jangka panjang.
"Pelajari investasi sedini mungkin dan pahami tentang compounding growth, Investasi secara berkala, walaupun sedikit, akan membentuk kebiasaan baik untuk masa depan," ujar Lolita.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya