BREAKING NEWS
 

Pesawat Perintis PK-RCY Alami Insiden Di Papua, Pilot Dilaporkan Tewas

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : ADITYA NUGROHO
Kamis, 2 Juli 2026 12:48 WIB
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menerima laporan awal terkait insiden pesawat perintis milik PT AMA dengan registrasi PK-RCY di Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Kamis (2/7/2026) pagi.

Berdasarkan laporan awal dari Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena, pesawat tersebut lepas landas dari Bandar Udara Wamena pada pukul 06.30 WIT dengan membawa satu orang pilot dan tujuh penumpang.

Pesawat dilaporkan mendarat di Lapangan Terbang Balinggama pada pukul 06.46 WIT.

Baca juga : Lewat Inpres Irigasi, PU Jamin Pasokan Air Sawah Di Bogor Makin Merata

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa mengatakan, pihaknya telah menerima laporan awal mengenai kejadian tersebut dan masih terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan kronologi serta penyebab insiden.

“Berdasarkan laporan awal yang kami terima, pesawat telah mendarat di Lapangan Terbang Balinggama. Namun, setelah pilot melaporkan pendaratan, komunikasi dari pos area di lapangan terbang tersebut dilaporkan terputus,” kata Lukman.

Adsense

Ia menjelaskan, sebelum penerbangan dilakukan, kondisi cuaca di sepanjang rute dilaporkan baik. Selain itu, tidak terdapat informasi mengenai kondisi keamanan di sekitar Lapangan Terbang Balinggama yang menunjukkan situasi tidak kondusif.

Baca juga : Usai Insiden Kereta, DPR Minta Flyover Bekasi Diprioritaskan

Namun, menurut laporan awal, tidak ada penyampaian informasi mengenai situasi keamanan dari Lapangan Terbang Balinggama sebelum pesawat mendarat.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara juga menerima laporan awal dari Kepala UPBU Kelas I Wamena yang menyebutkan pilot pesawat, Nicholas F. Goselin, dilaporkan meninggal dunia.

Meski demikian, dugaan penyebab kejadian tersebut masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari aparat berwenang.

Baca juga : 10 Perusahaan Nakal Dilaporkan ke Istana

Lukman mengatakan, PT AMA bersama UPBU Kelas I Wamena dan instansi terkait saat ini masih melakukan pendalaman serta verifikasi terhadap kronologi kejadian guna memastikan seluruh fakta di lapangan.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa ini. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan terus berkoordinasi dengan operator penerbangan, aparat keamanan, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan terkait guna memperoleh informasi yang akurat serta memastikan langkah-langkah penanganan dilakukan sesuai ketentuan,” ujar Lukman.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense