Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota Komisi V DPR Fraksi PKB Sudjatmiko menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan flyover dan penataan perlintasan sebidang di kawasan Stasiun Bekasi dan Bekasi Timur pasca tragedi kecelakaan.
Menurut Sudjatmiko, insiden tragis tersebut menjadi alarm keras bagi Pemerintah pusat, Pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan untuk segera menuntaskan persoalan perlintasan sebidang yang selama ini menjadi titik rawan kecelakaan di kawasan Bekasi.
Sudjatmiko menilai, kecelakaan beruntun yang diawali insiden taksi Green SM di perlintasan sebidang hingga berujung tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL arah Cikarang menunjukkan bahwa kawasan Bekasi membutuhkan rekayasa transportasi yang lebih modern dan aman.
Baca juga : DPR Minta Sistem Magang Dokter Muda Ditata Ulang
"Pembangunan flyover tidak bisa lagi ditunda," tegas Sudjatmiko saat melakukan kunjungan kerja Komisi V DPR di Bekasi Timur, dikutip Sabtu (23/5/2026).
Sudjatmiko melihat kepadatan lalu lintas kendaraan dan tingginya frekuensi perjalanan kereta di lintas Bekasi membuat keberadaan perlintasan sebidang menjadi risiko serius bagi keselamatan publik.
Ia menegaskan Komisi V DPR akan mendorong dukungan anggaran dan pengawalan kebijakan agar pembangunan flyover maupun underpass di titik-titik rawan dapat diprioritaskan dalam program nasional transportasi.
Baca juga : Klaim JKP Naik 91 Persen, DPR Minta BPJS Perkuat Antisipasi Risiko
"Kita tidak boleh menunggu jatuh korban berikutnya. Bekasi adalah salah satu simpul transportasi tersibuk di Jabodetabek. Infrastruktur keselamatan harus menjadi prioritas utama negara," katanya.
Dirinya juga meminta evaluasi menyeluruh terhadap sistem persinyalan, koordinasi pengamanan perlintasan, serta percepatan eliminasi perlintasan sebidang sebagaimana amanat keselamatan transportasi nasional.
Selain itu, Sudjatmiko mengapresiasi kerja cepat Basarnas, BPBD, kepolisian, tenaga kesehatan, serta petugas PT KAI yang melakukan proses evakuasi korban dalam waktu singkat di tengah kondisi yang sangat sulit.
Baca juga : Prabowo Puji Kinerja Kapolri Di Program Pangan: Berprestasi Ya Dipertahankan
Komisi V DPR, lanjutnya, akan menjadikan tragedi Bekasi sebagai momentum evaluasi nasional terhadap keselamatan transportasi perkeretaapian, khususnya di kawasan urban dengan kepadatan tinggi seperti Jabodetabek.
"Modernisasi transportasi bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga soal keselamatan nyawa masyarakat. Negara harus hadir memastikan tragedi serupa tidak terulang," jelasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya