BREAKING NEWS
 

Temui Petani Lampung, Wapres Siapkan Solusi Stabilkan Harga Singkong

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Rabu, 15 Juli 2026 23:08 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berdialog dengan petani singkong saat mengunjungi sentra pertanian di Desa Muara Jaya, Kabupaten Lampung Timur, Rabu (15/7/2026). Dok. Setwapres

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menyerap langsung aspirasi petani singkong di Desa Muara Jaya, Kabupaten Lampung Timur, Lampung, Rabu (15/7/2026). Pemerintah berkomitmen memperkuat ekosistem singkong, mulai dari produksi hingga tata niaga, guna mendukung target swasembada pangan nasional.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah merumuskan kebijakan yang lebih berpihak kepada petani. Dialog diikuti perwakilan 33 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dengan jumlah anggota lebih dari 600 orang.

Dalam kesempatan itu, Gibran menegaskan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan agar pemerintah terus mempercepat terwujudnya swasembada pangan melalui pembenahan berbagai persoalan mendasar di sektor pertanian.

"Perintah dari Bapak Presiden sudah jelas terkait swasembada pangan. Masalah pupuk, irigasi, pengolahan pascapanen, harga, itu semuanya sudah banyak mendapat hasil di beras," ujar Gibran.

Baca juga : Cek MTs Muhammadiyah Way Bungur, Wapres Pastikan Sekolah Swasta Dapat Perhatian

Menurut Wapres, keberhasilan penguatan produksi beras harus diikuti perhatian terhadap komoditas pangan strategis lainnya, termasuk singkong yang menjadi salah satu andalan petani di Lampung.

"Hari ini saya ke Lampung khusus mengecek singkong karena di komoditas ini masih banyak berbagai dinamika dan tantangan," katanya.

Dalam dialog yang berlangsung terbuka, para petani menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, mulai dari usulan penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) singkong, kebutuhan alat dan mesin pertanian (alsintan), perbaikan jalan perkebunan, hingga penguatan permodalan koperasi agar petani lebih mudah memperoleh pupuk dengan harga terjangkau.

Adsense

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Gibran memastikan pemerintah akan menghadirkan kebijakan yang mampu menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi petani dalam negeri. Salah satu langkah yang akan dikaji ialah penguatan regulasi mengenai pembatasan impor ubi kayu beserta produk turunannya.

Baca juga : Kapolri Temui Panglima TNI, Tegaskan Soliditas Jaga Kedaulatan

"Untuk menjaga stabilitas harga, saya kira perlu regulasi terkait pembatasan impor ubi kayu dan turunannya," ujarnya.

Wapres juga memastikan seluruh masukan petani akan segera dibahas bersama kementerian dan lembaga terkait. Pemerintah akan mengkaji penyelesaian persoalan HET, standardisasi alat ukur, hingga penetapan kadar aci sebagai bagian dari pembenahan tata niaga singkong.

"Masalah HET nanti segera didiskusikan dengan pimpinan kami. Lalu standardisasi alat ukur, kadar aci. Kalau tiga hal itu sudah selesai, saya yakin harga akan stabil, tidak fluktuatif lagi, dan kesejahteraan petani meningkat," jelasnya.

Para petani menyambut positif perhatian pemerintah terhadap komoditas singkong. Mereka berharap kebijakan yang dihasilkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.

Baca juga : Sapu Bersih Semua Pertandingan, Prancis Dijagokan Juara Piala Dunia

Perwakilan Gapoktan, Joko, mengapresiasi kunjungan Wapres ke sentra pertanian singkong di Lampung Timur.

"Ucapan terima kasih atas kehadiran Bapak Wapres dari seluruh warga Lampung Timur. Ini menjadi kebanggaan bagi kami untuk lebih meningkatkan budidaya pertanian," katanya.

Turut mendampingi Wapres dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Sekretaris Daerah Lampung Timur Rustam Effendi, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Lampung Timur Eko Kurniawan, Plt. Sekretaris Sekretariat Wapres Al Muktabar, serta Staf Khusus Wapres Achmad Adhitya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense