Dark/Light Mode

Diungkap Ilham Nurhidayatuloh

Kepercayaan Publik ke Polri Kuatkan Fondasi Stabilitas dan Daya Saing Bangsa

Jumat, 26 Juni 2026 21:58 WIB
Co-Founder Adidaya Foundation, Ilham Nurhidayatuloh (Foto: Dok. Adidaya)
Co-Founder Adidaya Foundation, Ilham Nurhidayatuloh (Foto: Dok. Adidaya)

RM.id  Rakyat Merdeka - Co-Founder Adidaya Foundation, Ilham Nurhidayatuloh, memandang positif hasil Survei Litbang Kompas yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat menjadi 82,4 persen, naik dari 76,2 persen pada survei sebelumnya. Survei tersebut juga mencatat citra positif Polri meningkat menjadi 71,5 persen dari 64,4 persen, tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan mencapai 67,6 persen, sementara penilaian profesionalitas Polri dari responden yang pernah berinteraksi langsung meningkat dari 7,76 menjadi 8,37.

Menurut Ilham, capaian tersebut merupakan indikator yang menunjukkan menguatnya modal sosial sekaligus optimisme masyarakat terhadap kinerja institusi negara. Ia menjelaskan, dalam perspektif tata kelola pemerintahan modern, public trust merupakan salah satu instrumen penting yang menentukan efektivitas kebijakan publik.

Berbagai kajian menunjukkan bahwa meningkatnya kepercayaan masyarakat akan memperkuat kepatuhan terhadap hukum, memperluas ruang kolaborasi antara negara dan masyarakat, menurunkan biaya sosial dalam penyelenggaraan pemerintahan, serta menciptakan stabilitas yang dibutuhkan bagi pembangunan nasional. “Karena itu, meningkatnya kepercayaan terhadap Polri memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar persepsi publik, melainkan menjadi bagian dari penguatan fondasi pembangunan bangsa,” ujar Ilham, Jumat (26/6/2026).

Baca juga : PP Persis: Kepercayaan Publik ke Polri Kuatkan Ikhtiar Pelayanan bagi Masyarakat

Menurut Ilham, peran Polri saat ini semakin strategis karena stabilitas keamanan merupakan prasyarat utama pertumbuhan ekonomi. Di tengah upaya pemerintah menjaga iklim investasi, memperkuat ketahanan pangan, mempercepat hilirisasi industri, dan mendorong transformasi digital nasional, kehadiran institusi yang profesional dan dipercaya masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan kepastian hukum serta rasa aman bagi seluruh pelaku pembangunan.

Ia menambahkan, kondisi tersebut juga tercermin dari berbagai indikator ekonomi nasional. Hingga pertengahan 2026, jumlah investor pasar modal Indonesia telah melampaui 17 juta Single Investor Identification (SID), sementara kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia berada di kisaran Rp 13.000 triliun.

“Capaian tersebut tidak hanya ditopang oleh fundamental ekonomi, tetapi juga oleh stabilitas keamanan dan kepastian hukum yang menjadi pertimbangan penting bagi investor, dunia usaha, maupun masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi,” terang Ilham.

Baca juga : Prabowo Minta 3 Hal Dikebut: Deregulasi, Hilirisasi, Stabilitas Iklim Usaha

Sebagai think tank independen, Adidaya Foundation berkomitmen menghadirkan gagasan dan rekomendasi kebijakan berbasis data (evidence-based policy) di bidang pendidikan, ekonomi, tata kelola pemerintahan, serta transformasi kelembagaan. Bagi Adidaya Foundation, pembangunan nasional membutuhkan sinergi antara institusi negara yang kuat, masyarakat sipil yang aktif, dunia usaha yang produktif, dan sumber daya manusia yang unggul agar Indonesia mampu meningkatkan daya saingnya di tingkat global.

Ilham menjelaskan, selama ini Adidaya Foundation secara konsisten mendorong lahirnya ruang-ruang dialog kebangsaan, riset strategis, serta kolaborasi lintas sektor sebagai kontribusi terhadap pembangunan nasional. “Penguatan institusi negara, peningkatan kualitas pendidikan, inovasi teknologi, dan pertumbuhan ekonomi harus berjalan secara beriringan agar visi Indonesia Emas 2045 dapat diwujudkan melalui pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Ilham berharap meningkatnya kepercayaan publik terhadap Polri dapat menjadi energi positif bagi seluruh elemen bangsa untuk terus memperkuat kolaborasi, menjaga stabilitas nasional, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Baca juga : Jaga Kepercayaan Pasar, Pengamat Nilai Stabilitas Penting Bagi Penguatan Rupiah

"Kepercayaan adalah modal besar sebuah bangsa. Ketika negara dan masyarakat saling menguatkan dalam semangat pengabdian, profesionalisme, dan tanggung jawab, maka Indonesia akan memiliki fondasi yang kokoh untuk tumbuh menjadi bangsa yang maju, berdaya saing, dan berkeadilan. Semoga setiap ikhtiar tersebut senantiasa membawa kemaslahatan dan keberkahan bagi seluruh rakyat Indonesia," tutup Ilham.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.