RM.id Rakyat Merdeka - Mayoritas warga Jawa Barat (Jabar) atau 95,4 persen puas dengan kinerja Gubernur Dedi Mulyadi, yang beken dengan inisial KDM alias Kang Dedi Mulyadi. Sebanyak 39,3 persen menyatakan sangat puas dan 56,1 persen cukup puas. Demikian hasil survei tatap muka "Evaluasi Publik terhadap Kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat" yang dirilis Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada Kamis (23/7/2026).
"Tidak banyak gubernur yang memperoleh tingkat kepuasan segini," kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan.
Djayadi menjelaskan, tingginya tingkat kepuasan terhadap Gubernur Jabar antara lain disebabkan oleh tingginya penilaian masyarakat setempat terhadap kondisi pemerintahan secara umum. Sekalipun keadaan ekonominya biasa-biasa saja.
Baca juga : Sudaryono Tak Rangkap Jabatan, Posisi Wamentan Dilepas
"Itu jika ditinjau dari kondisi makro," ujar Djayadi.
Dalam survei tatap muka tersebut, hanya 27 persen responden yang menilai keadaan ekonomi Jabar baik atau sangat baik. Sebanyak 44,3 persen warga menilai keadaan ekonomi di Jawa Barat sedang-sedang saja. Sementara 28,3 persen lainnya menilai buruk atau sangat buruk.
Ada delapan kota yang mencatat tingkat kepuasan 100 persen terhadap Dedi Mulyadi selaku Gubernur Jabar. Yakni Kota Bandung, Kota Cimahi, Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kota Majalengka, Kota Banjar, dan Kabupaten Kuningan.
Baca juga : Pemerintah Prioritaskan Warga Lokal Bekerja Di Proyek Abadi Masela
Survei tatap muka terbaru LSI ini dijalankan pada 2-9 Juli 2026, dengan menggunakan metode multistage random sampling pada penarikan sampel.
Total sampel berjumlah 800 orang, berasal dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat yang terdistribusi secara proporsional.
Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel tersebut memiliki toleransi kesalahan (margin of error/MoE) sekitar ±3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Baca juga : Pelita Harapan Group Perluas Jaringan Ekosistem Pendidikan Di Bandung
Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.