Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Rajiv Apresiasi Polda Jabar Tangkap Pelaku Penyekapan Perempuan Di Bandung
Rabu, 24 Juni 2026 14:27 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota DPR RI Rajiv mengapresiasi langkah cepat dan kerja keras jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat yang berhasil menangkap Taufik Hidayat (TH), pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial YTR (29) di Kabupaten Bandung.
Menurut Rajiv, keberhasilan penangkapan TH di Majalaya, Kabupaten Bandung, merupakan kabar yang melegakan sekaligus menjadi bukti keseriusan aparat penegak hukum dalam menindak pelaku kejahatan yang telah meresahkan masyarakat dan mencederai nilai-nilai kemanusiaan.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolda Jawa Barat beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras hingga berhasil menangkap pelaku. Ini merupakan langkah penting untuk memastikan keadilan bagi korban dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat,” ujar Rajiv dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/6/2026).
Baca juga : Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, Fahira Sampaikan 7 Langkah Mendesak
Politikus Partai NasDem tersebut menegaskan bahwa kasus penyekapan yang disertai dugaan penyiksaan dan kekerasan selama bertahun-tahun merupakan tindak kejahatan yang sangat serius dan tidak dapat ditoleransi dalam negara hukum.
“Perbuatan yang dilakukan pelaku merupakan tindakan yang sangat keji, tidak berperikemanusiaan, serta telah menyebabkan penderitaan fisik maupun psikis yang mendalam bagi korban. Karena itu, saya berharap proses hukum dapat berjalan secara profesional, transparan, dan memberikan rasa keadilan yang seutuhnya bagi korban,” katanya.
Rajiv juga meminta aparat penegak hukum mengusut kasus tersebut secara menyeluruh, termasuk mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang mengetahui atau turut terlibat dalam peristiwa tersebut.
Baca juga : Dewi Asmara Soroti Respons LPSK dalam Kasus Penyekapan di Bandung
Lebih lanjut, ia berharap pelaku dapat dijatuhi hukuman yang setimpal sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku apabila seluruh unsur pidana yang disangkakan terbukti di pengadilan.
“Setelah pelaku berhasil ditangkap, langkah berikutnya adalah memastikan proses hukum berjalan hingga tuntas. Apabila terbukti bersalah, pelaku harus menerima hukuman yang setimpal atas perbuatannya agar memberikan efek jera dan menjadi pelajaran bahwa tidak ada ruang bagi pelaku kekerasan untuk lolos dari pertanggungjawaban hukum,” tegasnya.
Selain mengawal proses hukum, Rajiv juga menaruh perhatian besar terhadap kondisi korban yang berasal dari daerah pemilihannya, Jawa Barat II. Ia mengapresiasi tenaga medis, pemerintah daerah, serta berbagai pihak yang telah memberikan pendampingan dan perawatan kepada korban selama proses pemulihan.
Baca juga : DPR Apresiasi Kinerja BAZNAS Dalam Pengelolaan Zakat
“Pemulihan korban harus menjadi perhatian bersama. Saya berharap korban mendapatkan pendampingan medis, psikologis, dan sosial secara berkelanjutan agar dapat kembali menjalani kehidupannya dengan baik bersama keluarga dan lingkungan sekitarnya,” ungkap Rajiv.
Menurut Rajiv, kasus ini harus menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai bentuk kekerasan yang terjadi di lingkungan sekitar.
“Keberhasilan penangkapan pelaku menunjukkan bahwa negara hadir dan tidak tinggal diam terhadap kejahatan kemanusiaan. Kita berharap keadilan dapat ditegakkan, hak-hak korban dipulihkan, dan kasus serupa tidak kembali terulang pada masa mendatang,” pungkas Rajiv.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya