BREAKING NEWS
 

BPS: Kepuasan Jemaah Haji 2026 Capai 91,45 Persen, Jadi Rekor Tertinggi Sejak 2019

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Kamis, 6 Agustus 2026 13:17 WIB
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti (Foto: Dok. Kemenhaj)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia (IKLHI) Tahun 2026 mencapai 83,28 persen dengan kategori sangat memuaskan. Pengukuran tahun ini menjadi tonggak baru dalam evaluasi penyelenggaraan ibadah haji, seiring penyempurnaan metodologi dari Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia (IKJHI) menjadi IKLHI yang akan digunakan secara berkelanjutan mulai 2026 dan tahun-tahun berikutnya.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, perubahan dari IKJHI menjadi IKLHI dilakukan untuk menghadirkan instrumen evaluasi yang lebih komprehensif. Jika sebelumnya pengukuran lebih berorientasi pada hasil (output) layanan yang diterima jemaah, kini penilaian juga mencakup keseluruhan proses penyelenggaraan layanan, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi.

"IKLHI merupakan penyempurnaan dari IKJHI. Pengukuran tidak lagi hanya berorientasi pada output layanan di luar negeri, tetapi juga mencakup proses layanan serta layanan haji di dalam dan luar negeri," kata Amalia, saat menyampaikan hasil Survei IKLHI 2026, seperti keterangan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Kamis (6/8/2026).

Baca juga : Pendapatan Bluebird Naik 11,3 Persen pada Semester I 2026

Menurut Amalia, penyempurnaan metodologi dilakukan agar Pemerintah memiliki instrumen evaluasi yang lebih utuh dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji, mengetahui tingkat kepuasan jemaah, sekaligus memperoleh masukan untuk meningkatkan kualitas layanan pada tahun-tahun mendatang.

Adsense

Survei IKLHI 2026 melibatkan 14.400 responden jemaah haji Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui kombinasi metode Paper Assisted Personal Interview (PAPI) dan Computer Assisted Web Interviewing (CAWI) dengan mekanisme self-enumeration atau pengisian kuesioner secara mandiri oleh responden.

"Hasil survei menunjukkan nilai IKLHI Tahun 2026 secara keseluruhan sebesar 83,28 persen. Nilai tersebut merupakan gabungan dari Indeks Kepuasan Layanan Haji Luar Negeri sebesar 82,71 persen dan Indeks Kepuasan Layanan Haji Dalam Negeri sebesar 83,85 persen," terang Amalia.

Baca juga : Bawaslu Godok IKP Jadi Peringatan Dini Kerawanan

Ia melanjutkan, apabila menggunakan metodologi lama atau IKJHI, tingkat kepuasan jemaah pada 2026 mencapai 91,45 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan hasil tahun sebelumnya dan menjadi rekor tertinggi sejak awal pengukuran di 2019. Menurut Amalia, capaian itu menunjukkan berbagai transformasi, perbaikan, dan pembenahan layanan haji yang dilakukan pemerintah benar-benar dirasakan oleh jemaah.

Untuk layanan luar negeri, nilai indeks meningkat 1,24 poin dibandingkan tahun 2025 yang dihitung menggunakan metodologi baru, yakni dari 81,46 persen menjadi 82,71 persen. Berdasarkan titik amatan, layanan di bandara memperoleh nilai kepuasan tertinggi sebesar 84,76 persen. Sementara berdasarkan jenis layanan, transportasi menjadi aspek dengan tingkat kepuasan tertinggi, yakni 83,13 persen.

Pada layanan dalam negeri, terdapat 10 embarkasi yang mencatat tingkat kepuasan di atas rata-rata nasional. Berdasarkan jenis layanan, transportasi bus menuju bandara menjadi aspek dengan nilai kepuasan tertinggi, yakni 85,67 persen.

Baca juga : KPK Benarkan Kepala KPP Bea Cukai Kediri Jadi Tersangka

Amalia berharap, hasil pengukuran IKLHI dapat menjadi dasar penyusunan evaluasi dan rekomendasi kebijakan sehingga kualitas penyelenggaraan ibadah haji terus meningkat dari tahun ke tahun.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense