Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Operasi Patuh 2026 Tekankan 90 Persen Penindakan Hukum
Senin, 25 Mei 2026 17:13 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dalam rangka meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan fatal di jalan raya, Operasi Patuh 2026 akan dilaksanakan secara serentak mulai tanggal 8 hingga 22 Juni 2026.
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengatakan, pola penindakan dalam Operasi Patuh tahun ini difokuskan pada penegakan hukum yang lebih tegas, modern, dan terukur dengan komposisi penindakan terdiri dari 60 persen tilang elektronik (ETLE), 30 persen tilang manual, dan 10 persen pendekatan simpatik atau humanis.
Baca juga : Hadapi Kemarau 2026, Polda Sumsel Gandeng APHI Perkuat Pencegahan Karhutla
“Dominasi penindakan melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) menjadi langkah strategis untuk memastikan penegakan hukum berjalan objektif, transparan, dan akuntabel. Penindakan ETLE dilakukan melalui kamera ETLE statis, mobile, hingga ETLE drone yang mampu merekam berbagai bentuk pelanggaran lalu lintas secara otomatis," kata Irjen Agus Suryonugroho.
Selain penindakan elektronik, Kakorlantas mengatakan, petugas di lapangan juga akan melaksanakan tilang manual secara selektif terhadap pelanggaran kasat mata yang berpotensi tinggi menyebabkan kecelakaan lalu lintas fatal.
Baca juga : Persija Tak Ingin Remehkan Semen Padang di JIS
Seperti, melawan arus, penggunaan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, tidak menggunakan helm SNI, tidak memakai sabuk keselamatan, hingga pelanggaran over dimension dan over loading.
“Pendekatan humanis tetap menjadi bagian dari pelaksanaan operasi melalui kegiatan edukasi, sosialisasi, serta teguran simpatik kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas,” tuturnya.
Baca juga : ILUNI UI Buka Registrasi UI Half Marathon 2026, Targetkan 7.000 Pelari
Melalui kebijakan pengetatan penindakan ini, diharapkan masyarakat semakin disiplin dalam mematuhi aturan lalu lintas.
Sehingga, angka pelanggaran dan kecelakaan dapat ditekan secara signifikan demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya