Dark/Light Mode

Pendapatan Bluebird Naik 11,3 Persen pada Semester I 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 12:41 WIB
Foto: Bluebird.
Foto: Bluebird.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Blue Bird Tbk (BIRD) mencatat kinerja positif sepanjang semester I 2026 dengan membukukan pendapatan sebesar Rp2,97 triliun atau tumbuh 11,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan dua digit tersebut ditopang oleh kinerja solid di berbagai lini bisnis seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat.

Selain mencatat kenaikan pendapatan, Bluebird juga membukukan EBITDA sebesar Rp 714 miliar dan laba bersih mencapai Rp 323,8 miliar pada semester pertama 2026.

Perseroan menilai, capaian tersebut mencerminkan ketahanan model bisnis Bluebird di tengah dinamika global yang masih diwarnai ketidakpastian geopolitik, kenaikan biaya energi dan operasional, volatilitas nilai tukar rupiah, serta persaingan industri yang semakin kompetitif.

Melalui diversifikasi layanan dan eksekusi operasional yang konsisten, Bluebird mampu menjaga kinerja yang sehat sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang.

Baca juga : Semester I 2026, PNM Perkuat Pemberdayaan 12,4 Juta Perempuan Pengusaha Ultra Mikro

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Andre Djokosoetono mengatakan, kekuatan Bluebird terletak pada kemampuannya menghadirkan berbagai solusi mobilitas yang saling melengkapi.

"Kami percaya kekuatan Bluebird terletak pada kemampuan menghadirkan berbagai solusi mobilitas yang saling melengkapi. Karena itu, kami akan terus memperkuat investasi di tiap lini bisnis, meningkatkan kualitas operasional, serta mengembangkan sumber daya manusia untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan nilai jangka panjang bagi pelanggan," ujar Andre.

Kontributor terbesar pendapatan masih berasal dari layanan taksi yang menyumbang sekitar 69 persen terhadap total pendapatan dan tumbuh 11,4 persen dibandingkan semester I 2025.

Sementara itu, layanan non-taksi yang meliputi shuttle, rental, bus, dan berbagai layanan mobilitas lainnya berkontribusi sekitar 31 persen terhadap total pendapatan.

Pertumbuhan tersebut didukung peningkatan produktivitas armada, penguatan kinerja di berbagai wilayah operasional, serta optimalisasi kanal digital.

Baca juga : Telkomsel Operasikan 301 Ribu BTS Hingga Semester I-2026

Di antara bisnis non-taksi, layanan shuttle melalui Cititrans menjadi segmen dengan pertumbuhan tercepat.

Kinerja tersebut ditopang peningkatan jumlah armada, optimalisasi rute, serta tingginya mobilitas masyarakat selama masa libur sekolah.

Di sisi lain, layanan bus melalui Bigbird tetap mencatat kinerja solid berkat tingginya permintaan dari segmen korporasi dan perjalanan rombongan. Bisnis rental juga terus bertumbuh seiring stabilnya permintaan dari pelanggan korporasi.

Selain memperkuat layanan mobilitas, Bluebird terus mengoptimalkan pengelolaan siklus hidup armada sebagai bagian dari ekosistem bisnis perusahaan.

Perseroan memanfaatkan penjualan kendaraan eksoperasional yang telah direkondisi sesuai standar Bluebird untuk mengoptimalkan nilai aset sekaligus memenuhi tingginya permintaan kendaraan bekas berkualitas.

Baca juga : Pendapatan Bisnis Digital Telkomsel Tembus Rp 40,8 T

Menurut perusahaan, strategi tersebut mencerminkan efektivitas pengelolaan aset yang mendukung keberlanjutan bisnis secara menyeluruh.

Sejalan dengan ekspansi bisnis, Bluebird juga terus menjalankan berbagai program pengembangan kompetensi, apresiasi, dan peningkatan kesejahteraan bagi pengemudi maupun karyawan.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga konsistensi kualitas layanan sekaligus memastikan pelanggan memperoleh pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan andal.

"Memasuki paruh kedua tahun ini, kami akan terus memperkuat portofolio dengan layanan baru, meningkatkan produktivitas armada, serta menjalankan operasional secara disiplin agar dapat terus menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan pelanggan," tutup Andre.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.