BREAKING NEWS
 

Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta, Wagub Pastikan Layanan Pajak Tetap Berjalan

Reporter & Editor :
M ADE AL KAUTSAR
Minggu, 9 Agustus 2026 15:01 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. Foto: Pemprov DKI Jakarta.

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, memastikan layanan perpajakan tetap berjalan normal pasca kebakaran yang melanda Gedung Dinas Teknis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat.

Ia menegaskan hal tersebut saat meninjau langsung lokasi kebakaran pada Minggu (9/8/2026). "Layanan perpajakan tetap berjalan karena data perpajakan DKI Jakarta telah memiliki sistem pencadangan digital. Untuk memastikan kondisi gedung tetap aman, dua unit mobil pemadam dengan 10 personel tetap disiagakan di lokasi," ujar Rano dalam keterangannya.

Kebakaran yang terjadi pada Sabtu malam itu berdampak pada aktivitas perkantoran di gedung tersebut. Sekitar 1.000 aparatur sipil negara (ASN) dari Bapenda, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD), dan Bank Jakarta untuk sementara bekerja secara bergantian melalui skema bekerja dari rumah (work from home) maupun dari kantor pemerintahan lain.

Baca juga : SIM Keliling Jakarta Minggu 9 Agustus, Hadir di 2 Lokasi

Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan langkah pemulihan untuk layanan pengendalian lalu lintas. Ruang pengendalian Dishub di lantai 16 ikut terdampak kebakaran sehingga dashboard CCTV dan Command Center akan dipindahkan ke Pusat Data dan Informasi di kawasan MT Haryono.

Adsense

"Dishub DKI Jakarta akan mengerahkan petugas ke sejumlah simpang prioritas yang berpotensi mengalami kepadatan. Keselamatan penghuni gedung menjadi prioritas utama. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut," kata Rano.

Selama proses pemulihan, pengaturan lalu lintas dilakukan secara manual dengan menempatkan petugas di sejumlah simpang prioritas yang berpotensi mengalami kepadatan. Satu orang yang sempat berada di lantai 15 berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan dibawa ke Rumah Sakit Tarakan, Jakarta Pusat, untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca juga : Jakarta Targetkan Sampah Ke Bantargebang Menyusut

Laporan kebakaran diterima pada pukul 21.30 WIB. Personel Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) tiba sekitar 10 menit kemudian dan langsung melakukan pemadaman. Sebanyak 37 unit mobil pemadam dengan 185 personel dikerahkan dalam penanganan kebakaran tersebut.

Api sempat kembali muncul di lantai 8 pada pukul 09.50 WIB setelah sebelumnya berhasil dilokalisasi sekitar pukul 02.00 WIB. Petugas kembali melakukan pemadaman dan mengendalikan api dalam waktu sekitar 10 menit. Seluruh operasi penanganan dinyatakan selesai pada pukul 12.05 WIB.

Wagub Rano mengatakan penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Berdasarkan informasi awal dari pengelola gedung, titik api diduga berasal dari lantai 11 dan kemudian berdampak hingga lantai 16.

Baca juga : Chelsea Bantai AC Milan 3-0 di Indonesia Super Cup 2026

"Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan dan berdasarkan informasi awal dari pengelola gedung, titik api diduga berasal dari lantai 11 dan kemudian berdampak hingga lantai 16. Garis polisi telah dipasang di lokasi, serta proses penyelidikan selanjutnya dilakukan oleh Polda Metro Jaya untuk memastikan penyebab kebakaran," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense