BREAKING NEWS
 

Pra-Rakornas 2026, BAZNAS Perkuat SDM dan Inovasi Pengumpulan ZIS Nasional

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : FAQIH MUBAROK
Jumat, 21 Agustus 2026 10:23 WIB
Pra-Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan dan Inovasi yang digelar secara daring pada Kamis (20/8/2026). Foto: BAZNAS

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) serta mendorong inovasi dalam pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) nasional.

Langkah ini dilakukan melalui Pra-Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan dan Inovasi yang digelar secara daring pada Kamis (20/8/2026).

Kegiatan ini diikuti 565 pimpinan BAZNAS daerah sebagai bagian dari persiapan menuju Rakornas BAZNAS yang akan digelar di Jakarta pada 6-9 Oktober 2026.

Penguatan tata kelola zakat nasional dalam forum tersebut mencakup lima pilar utama, yakni peningkatan kapasitas SDM, perluasan kolaborasi, penciptaan inovasi, optimalisasi mobilisasi dana melalui lima direktorat, serta penguatan penunaian amanah melalui pendistribusian dan pemberdayaan.

Baca juga : BAZNAS Dan Bank BSN Perkuat Digitalisasi Pengelolaan ZIS

Ketua BAZNAS, Sodik Mudjahid mengatakan, evaluasi kinerja menjadi langkah penting untuk memastikan pengelolaan dana ZIS berjalan optimal.

Evaluasi dilakukan terhadap capaian BAZNAS selama semester I 2026 sekaligus menjadi dasar penyempurnaan program pada semester II.

Adsense

"Jadi kita evaluasi capaian semester 1 2026, kemudian atas dasar evaluasi itu, kita melakukan langkah-langkah penyempurnaan," kata Sodik saat memberikan arahan kepada peserta rapat koordinasi.

Menurut dia, evaluasi harus dilakukan secara terukur, mulai dari kinerja pengumpulan hingga pendistribusian dana ZIS. Hasil evaluasi tersebut selanjutnya menjadi pedoman dalam menjalankan Program Strategis BAZNAS 2026-2031.

Baca juga : BAZNAS dan Bank Muamalat Perkuat Kolaborasi Optimalkan Zakat Nasional

"Penting hari ini yang terus menggelar acara-acara persiapan Rakornas agar nanti efektif, dan khusus tema hari ini adalah kita melakukan evaluasi, agar kita tahu persis posisi kita saat ini untuk melangkah kepada sisa waktu kita semester kedua tahun 2026 ini," ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah, Saidah Sakwan mengatakan, Pra-Rakornas menjadi bagian dari konsolidasi dan persiapan teknis sebelum Rakornas BAZNAS 2026.

Dalam forum tersebut, Saidah juga memaparkan capaian program pemberdayaan BAZNAS dalam mendukung pengentasan kemiskinan.

Berdasarkan data capaian tahun sebelumnya, BAZNAS berhasil mengentaskan 302.994 mustahik atau penerima manfaat zakat, meningkat 5,84 persen secara tahunan.

Baca juga : BAZNAS Salurkan 48.000 Liter Air Bersih Untuk Korban Kekeringan Di Kulon Progo

"Dalam rangka pengentasan kemiskinan, kita pada tahun lalu sudah bisa mengentaskan 302.994 mustahik atau naik 5,84 persen year-on-year, di antaranya 131.952 jiwa dari miskin ekstrem serta berhasil mengubah status 15.649 orang dari mustahik menjadi muzaki," pungkas Saidah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense