Dark/Light Mode

Perluas Layanan Kesehatan Gratis, BAZNAS Resmikan Rumah Sehat Di Jepara

Senin, 17 Agustus 2026 17:51 WIB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama BAZNAS Kabupaten Jepara meresmikan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) di kompleks Pondok Pesantren Balekambang, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Jumat (14/8/2026). Foto: BAZNAS
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama BAZNAS Kabupaten Jepara meresmikan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) di kompleks Pondok Pesantren Balekambang, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Jumat (14/8/2026). Foto: BAZNAS

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama BAZNAS Kabupaten Jepara meresmikan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) di kompleks Pondok Pesantren Balekambang, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Jumat (14/8/2026).

Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS memperluas akses layanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu.

Ketua BAZNAS Sodik Mudjahid mengatakan, RSB Balekambang menjadi rumah sehat kelima yang beroperasi di Jawa Tengah. Sebelumnya, RSB telah hadir di Brebes, Kendal, Sragen, dan Karanganyar.

“Dengan diresmikannya RSB di kompleks Pondok Pesantren Balekambang, Kabupaten Jepara, di Provinsi Jawa Tengah sudah ada lima rumah sehat yang beroperasi. Sementara yang sudah beroperasi secara nasional sebanyak 33 RSB, lima RSB masih dalam proses pembangunan, sehingga total terdapat 38 RSB,” kata Sodik.

Menurut Sodik, pembangunan RSB Balekambang merupakan upaya BAZNAS untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang mudah diakses, berkualitas, dan terjangkau.

Baca juga : BAZNAS Mobilisasi Bantuan Untuk Korban Gempa NTT

Kehadiran fasilitas tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap program pemerintah di bidang kesehatan. RSB Balekambang kini telah resmi beroperasi dengan menyediakan sejumlah layanan kesehatan, mulai dari poli umum, poli gigi, kesehatan ibu dan anak, farmasi, laboratorium, hingga layanan ambulans.

BAZNAS mengalokasikan dukungan lebih dari Rp 2 miliar untuk pembangunan RSB Balekambang. Sodik berharap RSB tersebut dapat dikelola secara profesional dan terus dikembangkan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Ia juga mendorong keterlibatan sumber daya manusia lokal, termasuk para santri.

“Pengelolaan harus lebih profesional, mengembangkan kolaborasi dan memanfaatkan SDM setempat, termasuk santri-santri. Bahkan, dokter-dokternya juga ada yang santri dan hafal Al-Qur’an. Itulah semangat yang kita kembangkan,” ujarnya.

BAZNAS juga tengah menjajaki kerja sama dengan BPJS Kesehatan agar RSB dapat melayani peserta BPJS setelah memenuhi persyaratan dan standar yang ditetapkan.

Selain itu, BAZNAS akan memberikan dukungan melalui Kartu Sehat BAZNAS bagi masyarakat yang belum mendapatkan perlindungan BPJS.

Baca juga : BAZNAS, Danantara, Kemenkop Dan MES Perkuat Ekosistem Zakat-Koperasi Syariah

“Pasiennya itu di sini bisa pasien umum, pasien BPJS jika sudah diizinkan, dan pasien yang mendapatkan kartu sehat dari BAZNAS,” jelas Sodik.

Dia menegaskan, keberadaan RSB merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS. Karena itu, kehadiran fasilitas tersebut diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui BAZNAS.

“Mudah-mudahan BAZNAS juga makin dipercaya, makin banyak masyarakat yang mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS, semakin banyak juga RSB yang memberikan manfaat, khususnya di 88 kota kabupaten yang masih ada ekstrem,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemon mengapresiasi BAZNAS yang terus menambah fasilitas layanan kesehatan di wilayah Jawa Tengah.

“Saya ucapkan terima kasih kepada BAZNAS. Hari ini Jawa Tengah mendapatkan satu tambahan, sehingga bertambah menjadi lima rumah sehat,” sambung Wagub Taj Yasin.

Baca juga : BAZNAS Gandeng Direktorat Kebudayaan UI Bangun Ekosistem Zakat Bagi Pekerja Seni

Menurutnya, keberadaan BAZNAS telah memberikan manfaat bagi masyarakat. Tidak hanya melalui program sosial dan pengentasan kemiskinan, tetapi juga di bidang pendidikan dan kesehatan.

“Alhamdulillah kami sebagai pemerintah merasa senang. Karena dengan adanya BAZNAS banyak masyarakat kita yang terbantu,” ujarnya.

Taj Yasin juga menilai pengembangan RSB dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Selain meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, pengelolaan yang baik diharapkan dapat memperkuat ekosistem BAZNAS dan mendorong peningkatan penerimaan zakat.

“Harapannya selain memberikan dampak kesehatan dan kebermanfaatan di tengah-tengah masyarakat, kalau berkembang baik juga akan menambah BAZNAS. Ada sisihan zakatnya nanti bisa masuk ke BAZNAS lagi untuk mengembangkan BAZNAS,” papar politisi PPP itu.

Peresmian RSB Balekambang turut dihadiri Ketua MUI Jawa Tengah Noor Achmad, Kepala PLN Provinsi Jawa Tengah, Kepala BPJS Jepara, Kepala BPJS Kudus, Kepala Perwakilan PT Asuransi Ramayana Kudus Totok Santoso, jajaran OPD dan dinas terkait, Forkopimda Jepara, serta Forkopimcam Mayong dan Nalumsari.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.