Dark/Light Mode

BAZNAS Salurkan 48.000 Liter Air Bersih Untuk Korban Kekeringan Di Kulon Progo

Kamis, 20 Agustus 2026 09:16 WIB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menyalurkan 48.000 liter air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (19/8/2026). Foto: BAZNAS
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menyalurkan 48.000 liter air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (19/8/2026). Foto: BAZNAS

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama BAZNAS Kabupaten Kulon Progo menyalurkan 48.000 liter air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (19/8/2026).

Bantuan air bersih tersebut disalurkan secara bertahap ke sejumlah wilayah yang membutuhkan, di antaranya Desa Sekaro dan Giripurwo, Kecamatan Girimulyo, serta Dusun Krikil dan wilayah lain di Kabupaten Kulon Progo.

Penyaluran dilakukan dengan menyesuaikan kebutuhan masing-masing wilayah agar bantuan dapat diterima warga yang terdampak kekeringan secara tepat sasaran.

Ketua BAZNAS, Sodik Mudjahid mengatakan, kekeringan membuat sebagian warga kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca juga : BAZNAS Kaji Reorientasi Pengelolaan Muzaki, Dorong Fundraising Berbasis Nilai

Karena itu, BAZNAS melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bergerak menyalurkan air bersih ke wilayah terdampak.

“Tim BAZNAS Tanggap Bencana hadir untuk membantu warga yang kesulitan mendapatkan air bersih. Kami menyalurkan air langsung ke wilayah yang membutuhkan, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat selama kekeringan,” kata Sodik, dalam keterangan tertulis, Rabu (19/8/2026).

Sodik mengatakan, BAZNAS bersama BAZNAS daerah akan terus memantau kondisi dan kebutuhan air bersih di wilayah terdampak. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan dapat disalurkan sesuai kondisi di lapangan.

Menurutnya, penyaluran air bersih merupakan bagian dari upaya BAZNAS memastikan manfaat zakat dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Baca juga : BAZNAS Dirikan Dapur Umum untuk Penuhi Kebutuhan Pengungsi Gempa NTT

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Kulon Progo Sugiyanta mengatakan, kekeringan membuat sebagian warga harus mencari sumber air yang semakin jauh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Di tengah kondisi seperti ini, BAZNAS ingin memastikan masyarakat tidak menghadapi kesulitan air bersih sendirian. Kami hadir bersama BAZNAS RI untuk membantu memenuhi kebutuhan warga, terutama di wilayah yang sumber airnya mulai sulit didapat,” sambung Sugiyanta.

Ia menambahkan, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo terus berkoordinasi untuk memetakan wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih. Pemetaan tersebut dilakukan agar distribusi bantuan dapat menjangkau warga yang paling membutuhkan.

Secara nasional, BAZNAS sebelumnya telah menyalurkan sekitar 1,5 juta liter air bersih ke 72 desa di 46 kecamatan, 14 kabupaten, dan enam provinsi. Selain distribusi air bersih, BAZNAS juga menyediakan akses air secara berkelanjutan melalui pembangunan sumur bor di 37 lokasi.

Baca juga : Pertamina Peduli, Salurkan 35.000 Liter Air Bersih untuk Warga Maumere

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan sekaligus memperluas akses terhadap air bersih di berbagai daerah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.