Dark/Light Mode

BAZNAS Dirikan Dapur Umum untuk Penuhi Kebutuhan Pengungsi Gempa NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 13:02 WIB
BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) mendirikan dapur umum di Pondok Pesantren Pancasila, Desa Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Foto: BAZNAS
BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) mendirikan dapur umum di Pondok Pesantren Pancasila, Desa Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Foto: BAZNAS

RM.id  Rakyat Merdeka - BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makanan masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dapur umum tersebut didirikan di Pondok Pesantren Pancasila, Desa Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai Barat.

Fasilitas ini digunakan untuk menyiapkan makanan siap saji bagi masyarakat yang masih berada di pengungsian.

Pimpinan BAZNAS Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad mengatakan, pemenuhan kebutuhan dasar, khususnya pangan, menjadi salah satu prioritas BAZNAS dalam penanganan bencana di NTT.

Baca juga : Pemuda Bulan Bintang NTT Dorong Penguatan Respons Pemda Hadapi Bencana

“Dapur umum sudah mulai beroperasi untuk segera memproduksi sejumlah makanan dengan dibantu oleh sejumlah relawan dan warga setempat untuk menyediakan makanan siap saji bagi masyarakat di pengungsian,” kata Idy, dalam keterangan tertulis, Rabu (19/8/2026).

Menurut Idy, keterlibatan warga setempat dalam pengoperasian dapur umum diharapkan dapat mempercepat pelayanan, sekaligus memperkuat koordinasi dalam penyaluran bantuan kepada para pengungsi.

Jumlah makanan yang diproduksi, lanjut dia, akan terus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Dengan demikian, bantuan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi para pengungsi.

Baca juga : Bantuan Gempa Dikirim Lewat Darat, Laut, Udara

“Yang paling penting adalah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Di samping menyediakan dapur umum, BAZNAS juga terus mengerahkan berbagai upaya untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan selama masa tanggap bencana,” ujarnya.

Idy menjelaskan, penyediaan makanan melalui dapur umum merupakan bagian dari respons kemanusiaan BAZNAS untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan selama masa darurat pascagempa.

BAZNAS juga terus memantau perkembangan kondisi masyarakat terdampak untuk memastikan bantuan yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Baca juga : Kepolisian Bantu Proses Penanganan Bencana NTT

“BAZNAS sangat prihatin atas musibah yang terjadi di NTT. Kita tahu banyak saudara-saudara kita yang terdampak dan membutuhkan bantuan. Karena itu, BAZNAS berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana hingga masa pemulihan,” ujar Idy.

BAZNAS memastikan dukungan kepada masyarakat terdampak akan terus dilakukan selama masa tanggap darurat, dengan menyesuaikan jenis dan bentuk bantuan berdasarkan kebutuhan di lapangan.

Masyarakat yang ingin turut membantu korban gempa NTT dapat menyalurkan donasi melalui program bantuan bencana BAZNAS.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.