BREAKING NEWS
 

CCTV Dirusak Saat Rusuh 27 Agustus, Polda Metro Tangkap 3 Orang Lagi

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Rabu, 2 September 2026 21:13 WIB
Aksi perusakan CCTV saat kericuhan demonstrasi di sekitar Gedung DPR/MPR (Foto: Tangkapan layar)

RM.id  Rakyat Merdeka - Polda Metro Jaya menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam aksi perusakan kamera pengawas atau CCTV saat kericuhan demonstrasi di sekitar Gedung DPR/MPR, Kamis (27/8/2026).

Penangkapan tersebut merupakan pengembangan penyidikan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya terkait kasus perusakan sarana pemantauan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Baca juga : Polda Metro Jaya: Belum Ada Bukti Ormas Terlibat Rusuh di Pejompongan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, ketiga orang tersebut diamankan sejak Rabu malam (28/8/2026), hingga Kamis pagi (29/8/2026). Dari hasil pendalaman sementara, mereka diduga memiliki peran dalam aksi perusakan CCTV yang terpasang di kawasan depan Gedung DPR/MPR hingga Pejompongan.

Adsense

“Sebanyak dari rilis sebelumnya, ada 44 yang telah ditetapkan tersangka. Termasuk pengembangan terbaru, tiga orang kembali diamankan Ditreskrimum mulai dari tadi malam dan pagi hari ini,” ujar Budi.

Baca juga : Koalisi Masyarakat Sipil: Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Budi menegaskan, penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap ketiga orang tersebut. Polisi masih mendalami peran masing-masing serta keterlibatan mereka dalam aksi perusakan sarana pemantauan tersebut.

“Berdasarkan pendalaman, ketiganya yang baru diamankan memiliki peran dalam pengrusakan yang terjadi di depan Gedung DPR/MPR. Penyidik masih melakukan pendalaman saat ini. Tentunya pasti akan selalu kami update kepada media dan masyarakat,” katanya.

Baca juga : Demo Rusuh Berujung Maut, 47 Orang Jadi TSK, Polisi Buru Aktor Intelektual

Dengan penangkapan terbaru ini, penyidikan kasus kerusakan CCTV terus dikembangkan. Polisi memastikan setiap perkembangan penanganan perkara akan disampaikan kepada masyarakat secara berkala.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menyayangkan aksi perusakan CCTV saat kericuhan. Kamera pengawas dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pemantauan keamanan sekaligus pelayanan publik.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense