RM.id Rakyat Merdeka - Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali mengalami erupsi pada Minggu (6/9/2026) pukul 07.10 WIB. Tinggi kolom erupsi tidak teramati. Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi, Mitigasi, dan Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 50 mm dan durasi 16 detik.
Baca juga : Gunung Anak Krakatau Mengamuk Lagi Pagi Tadi, Abu Vulkanik Capai 50 Ribu Kaki
Ini merupakan erupsi kedua yang dialami Gunung Anak Krakatau, setelah pukul 03.53 WIB. Tinggi kolom erupsi pada letusan pertama pagi ini, juga tidak teramati.
Baca juga : Bandara Soetta Ditutup Hingga 09.30 WIB, 33 Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik
Terkait hal tersebut, PVMBG mengimbau masyarakat/pengunjung/wisatawan/pendaki agar tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.