Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Timnas U-20 Vs Malaysia Main Kaca Mata di Kualifikasi Piala Asia
- Lolos ke Grup ACL Two, Persib Ditunggu Klub Australia
- Barcelona Pesta Gol, Yamal dan Raphinha Bersinar
- Bawa 4 Trofi, Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina
- Meletus Lagi! Semburan Abu Sinabung Capai 3.500 Meter, Kuta Gugung Mulai Siaga
Gunung Anak Krakatau Lampung Meletus, Badan Geologi Keluarkan Peringatan
Senin, 24 Agustus 2026 11:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gunung Anak Krakatau di Lampung kembali erupsi pada Senin (24/8/2026) pagi. Letusan tersebut melontarkan kolom abu setinggi sekitar 250 meter dari atas puncak atau mencapai 407 meter di atas permukaan laut.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Lana Saria mengatakan, erupsi terjadi pada pukul 09.41 WIB. Aktivitas vulkanik itu terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 52 milimeter dan berlangsung selama sekitar satu menit 17 detik.
Baca juga : Badan Geologi: Banyak Kota Besar di Jawa Alami Penurunan Muka Tanah
“Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal condong ke arah barat laut,” kata Lana dalam keterangannya di Jakarta, dilansir ANTARA, Senin (24/8/2026).
Badan Geologi memastikan status aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga. Status tersebut menjadi dasar bagi otoritas untuk mempertahankan pembatasan aktivitas masyarakat di sekitar kawah aktif.
Baca juga : Sejumlah Gunung Api Alami Peningkatan Aktivitas Vulkanik Hari Ini
Masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki diminta tidak mendekati Gunung Anak Krakatau maupun melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif. Pembatasan itu diberlakukan untuk mengantisipasi bahaya lontaran material vulkanik yang dapat terjadi sewaktu-waktu selama aktivitas erupsi.
Lana menegaskan, masyarakat harus mematuhi batas aman yang telah ditetapkan otoritas vulkanologi. “Tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif,” ujarnya.
Baca juga : Good News, Badan Geologi Temukan Hidrogen Alami di Sulawesi Tengah
Imbauan serupa ditujukan kepada nelayan yang beraktivitas di sekitar kawasan tersebut. Mereka diminta tidak memasuki radius yang telah direkomendasikan Badan Geologi guna menghindari potensi bahaya akibat erupsi dan lontaran material vulkanik.
Erupsi pada Senin pagi itu menunjukkan aktivitas Gunung Anak Krakatau masih perlu diwaspadai. Karena status gunung berada pada Level III atau Siaga, masyarakat di sekitar kawasan diminta tidak mengabaikan rekomendasi keselamatan yang telah dikeluarkan Badan Geologi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya