BREAKING NEWS
 

Bandara Atung Bungsu Sudah Buka

5 Bandara Masih Tutup Hingga 18.00 WIB, Termasuk Husein Sastranegara Bandung

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Senin, 7 September 2026 09:53 WIB
Ruang tunggu Bandara Husein Sastranegara Bandung, Jawa Barat. (Foto: IG)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bandar Udara Husein Sastranegara, Bandung (BDO) dan empat bandar udara lainnya masih berstatus closed (tutup) akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Berdasarkan pembaruan informasi aeronautika terbaru, periode penutupan kelima bandar udara tersebut diperpanjang hingga estimasi pukul 18.00 WIB pada 7 September 2026.

Berikut daftar lima bandara yang masih berstatus closed:

1. Bandar Udara Radin Inten II, Lampung (TKG), status CLOSED, mulai pukul 08.20 WIB hingga estimasi pukul 18.00 WIB.

Baca juga : Erupsi Anak Krakatau Ada Di Level Siaga

2. Bandar Udara Budiarto, Curug (RTO), status CLOSED, mulai pukul 08.30 WIB hingga estimasi pukul 18.00 WIB.

3. Bandar Udara Husein Sastranegara, Bandung (BDO), status CLOSED, mulai pukul 08.32 WIB hingga estimasi pukul 18.00 WIB.

4. Bandar Udara Muhammad Taufiq Kiemas (WILP), status CLOSED, mulai pukul 08.35 WIB hingga estimasi pukul 18.00 WIB.

Adsense

5. Bandar Udara Pondok Cabe (PCB), status CLOSED, mulai pukul 08.37 WIB hingga estimasi pukul 18.00 WIB.

Bandara Atung Bungsu Sudah Buka 

Baca juga : Pesawat Wajib Dicek, Menhub Dudy: Pastikan Tak Ada Abu Vulkanik di Mesin

Bandara Pagar Alam/Atung Bungsu (WIPY), Pagar Alam, Sumatera Selatan telah kembali berstatus OPEN (buka) berdasarkan NOTAM C1107/26 NOTAMC C1105/26, yang berlaku mulai pukul 08.12 WIB pada 7 September 2026.

Penyesuaian status operasional bandar udara tersebut merupakan langkah mitigasi untuk mendukung keselamatan penerbangan, dengan mempertimbangkan kondisi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

AirNav Indonesia terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi ruang udara dan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Terkait hal tersebut, EVP of Corporate Secretary Hermana Soegijantoro mengatakan, pihaknya akan terus menperbarui informasi aeronautika sesuai perkembangan kondisi aktual dan informasi keselamatan penerbangan.

"AirNav Indonesia juga terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan penerbangan, untuk memastikan informasi terkait kondisi ruang udara dan pelayanan navigasi penerbangan tersampaikan secara tepat waktu," kata Hermana.

Baca juga : 4 Bandara Ditutup Hingga 08.59 WIB, Termasuk Husein Sastranegara Bandung

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense