Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bandara Husein Sastranegara Ditutup akibat Abu Vulkanik, 8 Penerbangan Batal
Minggu, 6 September 2026 14:33 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, ditutup sementara akibat terindikasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Minggu (6/9/2026).
Penutupan ruang udara (aerodrome closed) ini dilakukan demi menjaga keselamatan penerbangan berdasarkan Notifikasi kepada Pelaut dan Penerbang (Notice to Airmen/NOTAM) yang diterbitkan AirNav Indonesia.
NOTAM (Notice to Airmen) adalah pemberitahuan resmi via telekomunikasi yang berisi informasi penting, darurat, atau temporer mengenai fasilitas, layanan, prosedur, atau potensi bahaya bagi penerbangan.
Sesuai ketentuan, penutupan operasional bandara ditetapkan mulai pukul 12.07 WIB hingga 16.00 WIB.
Baca juga : Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bandung, Bandara Husein Sastranegara Tutup
Dampak dari kebijakan ini melumpuhkan delapan jadwal penerbangan yang terdiri atas empat kedatangan dan empat keberangkatan.
Corporate Secretary Group Head PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Arie Ahsanurrohim mengonfirmasi langkah penghentian operasional sementara tersebut.
“Sesuai NOTAM terbaru, Bandara Husein Sastranegara ditutup sementara demi keselamatan penerbangan. Kami mengimbau calon penumpang pesawat untuk memantau informasi mengenai penerbangan dan opsi lainnya dari maskapai,” ujar Arie dalam siaran pers tertulis, Minggu (6/9/2026).
Daftar empat rute kedatangan yang dibatalkan mencakup dua penerbangan Bali–Bandung, satu penerbangan Balikpapan–Bandung, dan satu penerbangan Surabaya–Bandung.
Baca juga : Abu Vulkanik Anak Krakatau Bahayakan Penerbangan, Ini Penjelasan BMKG
Adapun empat keberangkatan yang batal meliputi dua penerbangan Bandung–Surabaya, satu penerbangan Bandung–Bali, serta satu penerbangan Bandung–Balikpapan.
Secara keseluruhan, insiden penutupan ini berdampak pada 1.344 calon penumpang.
Pengelola bandara menyatakan telah menyiagakan personel di lapangan dan mengaktifkan prosedur penanganan pemulihan layanan (service recovery action/SRA) untuk membantu para pengguna jasa.
Pengelola bandara memfasilitasi kebutuhan dasar penumpang yang tertahan di terminal, termasuk pembagian makanan dan minuman ringan.
Baca juga : Antisipasi Abu Gunung Anak Krakatau, Polres Bogor Bagikan Masker ke Warga
“Pelayanan kepada penumpang terdampak menjadi prioritas InJourney Airports, untuk memastikan penumpang mendapat asistensi yang diperlukan dari bandara,” kata Arie.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya