BREAKING NEWS
 

Pasokan Dalam Negeri Aman, Zulhas Lepas Ekspor Bawang Merah Brebes Ke Thailand

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Minggu, 13 September 2026 14:22 WIB
Menko Pangan Zulkifli Hasan melepas ekspor bawang merah Brebes ke Thailand dari fasilitas CAS, Brebes, Jawa Tengah, Sabtu (12/9/2026). Dok. Kemenko Pangan

RM.id  Rakyat Merdeka - Produksi bawang merah nasional terus menguat. Setelah kebutuhan dalam negeri terpenuhi, Indonesia mulai memperluas pasar komoditas tersebut ke luar negeri.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melepas ekspor bawang merah asal Brebes, Jawa Tengah, ke Thailand dari fasilitas Controlled Atmosphere Storage (CAS), Sabtu (12/9/2026).

Ekspor tersebut menjadi penanda bahwa bawang merah Indonesia tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di dalam negeri, tetapi juga mulai menembus pasar regional.

“Kita bersyukur kebutuhan bawang merah dalam negeri sudah terpenuhi. Sekarang kita dorong agar produksi terus meningkat sehingga petani mendapatkan pasar yang lebih luas dan harga yang lebih baik, termasuk pasar ekspor,” ujar Zulkifli Hasan.

Menko Pangan Zulkifli Hasan bersama petani bawang merah brebes usai melepas ekspor komoditas tersebut ke Thailand, Sabtu (12/9/2026).

Baca juga : Petrokimia Gresik Perkuat Budidaya Bawang Merah Unggulan Nganjuk

Brebes merupakan salah satu sentra utama produksi bawang merah nasional. Kabupaten tersebut menyumbang sekitar 20 persen produksi bawang merah nasional dan 60 persen produksi Jawa Tengah.

Luas tanam bawang merah di Brebes mencapai sekitar 30.000–35.000 hektare per tahun dengan produksi sekitar 300.000–350.000 ton.

Adsense

Selain Thailand, bawang merah asal Brebes juga telah menembus pasar Vietnam, Malaysia, dan Singapura.

Zulkifli mengatakan pemerintah akan menjaga keseimbangan antara ketersediaan dan stabilitas harga bawang merah di dalam negeri dengan perluasan pasar ekspor. Penguatan produksi juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Baca juga : Pemerintah Tambah Penyaluran 1 Juta Ton Beras Dan 150 Ribu Ton Jagung SPHP

“Jangan sampai petani sudah produksi banyak, tetapi pasarnya tidak ada. Karena itu pemerintah hadir memastikan ada pasar, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” katanya.

Selain membuka pasar ekspor, pemerintah juga menyiapkan pasar domestik yang lebih kuat. Salah satunya dengan meningkatkan penyerapan bawang merah produksi petani untuk kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Badan Gizi Nasional (BGN).

Ke depan, pemerintah akan memperkuat sektor perbenihan dan meningkatkan produktivitas bawang merah. Upaya tersebut termasuk mengurangi ketergantungan terhadap bibit impor agar produksi bawang merah berkualitas ekspor semakin berkembang.

Penguatan produksi, perluasan pasar, serta perbaikan tata kelola diharapkan dapat meningkatkan posisi bawang merah Brebes sebagai salah satu komoditas pertanian unggulan Indonesia.

Baca juga : Zulhas Buka Ruang Dialog Bangun Papua Berkelanjutan

Dengan pasar dalam negeri yang tetap terjaga dan akses ekspor yang semakin luas, bawang merah Brebes diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi petani sekaligus memperkuat daya saing produk pertanian Indonesia di pasar global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense