Dark/Light Mode

Zulhas: PSN Tambak Udang Waingapu Hasilkan 52 Ribu Ton, Serap 7.000 Pekerja

Sabtu, 1 Agustus 2026 10:21 WIB
Menko Pangan Zulkifli Hasan (tengah) didampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (kanan) meninjau pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Integrated Shrimp Farming (ISF) di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, Jumat (31/7/2026). Dok. Kemenko Pangan
Menko Pangan Zulkifli Hasan (tengah) didampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (kanan) meninjau pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Integrated Shrimp Farming (ISF) di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, Jumat (31/7/2026). Dok. Kemenko Pangan

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Integrated Shrimp Farming (ISF) di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, Jumat (31/7/2026). Kawasan tambak udang terintegrasi tersebut diproyeksikan menyerap sekitar 7.000 tenaga kerja dan menghasilkan hingga 52 ribu ton udang premium per tahun.

Menurut Zulhas-sapaan Zulkifli Hasan, proyek itu menjadi salah satu upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.

"Pengembangan kawasan budi daya udang terintegrasi ini tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di wilayah timur Indonesia," kata Zulhas.

Baca juga : Zulhas: Indonesia Tidak Perlu Lagi Impor Garam

PSN ISF Waingapu dibangun di atas lahan seluas sekitar 2.150 hektare dengan dukungan investasi pemerintah sebesar Rp7,2 triliun. Kawasan tersebut dirancang sebagai sentra budi daya udang terpadu dari hulu hingga hilir.

Pengembangannya mencakup kawasan tambak, instalasi pengolahan air limbah, tandon air, penghijauan, hingga kawasan industri pendukung yang juga akan melibatkan investasi swasta.

Zulhas mengatakan, proyek tersebut diperkirakan mampu menghasilkan sekitar 52 ribu ton udang premium setiap tahun dengan nilai produksi mencapai sekitar Rp4 triliun. Selain meningkatkan produksi nasional, proyek ini juga diharapkan menciptakan ribuan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Baca juga : Indonesia Punya Garis Pantai Terpanjang Kedua, Zulhas: Saatnya Stop Impor Garam

"Kesempatan kerja akan terbuka mulai dari sektor penyediaan pakan dan benih, kegiatan budi daya, sampai industri pengolahan hasil perikanan," ujarnya.

Saat ini pemerintah terus mempercepat penyelesaian pembangunan kawasan. Pekerjaan yang tengah berlangsung meliputi pembangunan klaster tambak, jalan kawasan dan jalan klaster, saluran irigasi, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Pemerintah juga mulai merekrut sekitar 3.000 tenaga kerja lokal yang akan mengikuti pelatihan sebelum kawasan mulai beroperasi.

Baca juga : Selly Andriany Gantina: Setiap Kebijakan Baru Harus Melalui Kajian

Zulhas menambahkan, Kementerian Koordinator Bidang Pangan terus mengoordinasikan berbagai kementerian dan lembaga untuk mempercepat penyelesaian kebutuhan proyek sekaligus mengatasi berbagai hambatan di lapangan.

Pemerintah menargetkan PSN Integrated Shrimp Farming Waingapu mulai beroperasi pada 2028. Kawasan tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan produksi udang, sekaligus mendongkrak kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sumba Timur.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.