RM.id Rakyat Merdeka - Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami erupsi pada Jumat (18/9/2026) pukul 16.15 WITA. Tinggi kolom letusan teramati ± 500 m di atas puncak atau ± 1923 m di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah barat. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi 24 detik.
Baca juga : Gunung Semeru Erupsi, Jangan Beraktivitas Dalam Radius 13 Km Dari Puncak
Terkait hal tersebut, Pusat Vulkanologi, Mitigasi, dan Bencana Geologi (BMKG) merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan, agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dan 3 km sektor selatan dan tenggara dari pusat aktivitas gunung api tersebut.
Masyarakat diimbau mewaspadai potensi ancaman bahaya guguran/longsoran lava dan awan panas pada sektor selatan dan tenggara, sektor barat, serta sektor timur laut Gunung Ili Lewotolok.
Baca juga : Gunung Ibu Batuk-Batuk, Tinggi Kolom Letusan 700 Meter
Masyarakat yang berada di sekitar Gunung Ili Lewotolok diimbau menggunakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit serta menghindari gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan Iainnya, serta menutup tempat penampungan air bersih agar terhindar dari paparan abu vulkanik.
Pemerintah Daerah dan masyarakat diminta senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Ili Lewotolok di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape atau PVMBG di Bandung untuk mendapatkan informasi terkait aktivitas Gunung Ili Lewotolok.
Baca juga : Gunung Ili Lewotolok Erupsi 76 Detik, Tinggi Kolom Letusan 200 Meter
Perkembangan aktivitas serta rekomendasi teknis Gunung Ili Lewotolok dapat juga dipantau melalui aplikasi/website Magma Indonesia (www.vsi.esdm.go.id atau https://magma.esdm.go.id) dan media sosial Badan Geologi, serta website Badan Geologi (www.geologi.esdm.go.id).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.