RM.id Rakyat Merdeka - Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami erupsi pada Sabtu (19/9/2026) pukul 12:24 WITA dengan tinggi kolom abu teramati ± 600 m di atas puncak atau ± 2023 m di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi 42 detik.
Ini adalah erupsi ketiga Gunung Ili Lewotolok pada Sabtu (19/9/2026), yang tercatat oleh Pusat Vulkanologi, Mitigasi, dan Bencana Geologi (PVMBG).
Baca juga : Gunung Ili Lewotolok Erupsi 24 Detik, Tinggi Kolom Letusan 500 M di Atas Puncak
Erupsi sebelumnya tercatat pada pukul 10.42 dan 10.05 WITA.
Terkait hal tersebut, PVMBG mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dan 3 km sektor selatan dan tenggara dari pusat aktivitas gunung api tersebut. Serta mewaspadai potensi ancaman bahaya guguran/longsoran lava dan awan panas pada sektor selatan dan tenggara, sektor barat, serta sektor timur laut Gunung Ili Lewotolok.
Masyarakat yang berada di sekitar Gunung Ili Lewotolok diimbau menggunakan masker pelindung mulut dan hidung, serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit. Demi menghindari gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan Iainnya.
Baca juga : Gunung Semeru Erupsi, Jangan Beraktivitas Dalam Radius 13 Km Dari Puncak
Selain itu, masyarakat juga diwanti-wanti untuk menutup tempat penampungan air bersih agar terhindar dari paparan abu vulkanik.
Pemerintah Daerah dan masyarakat diharapkan senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Ili Lewotolok di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi atau Badan Geologi di Bandung untuk mendapatkan informasi terkait aktivitas Gunung Ili Lewotolok.
Perkembangan aktivitas serta rekomendasi teknis Gunung Ili Lewotolok dapat dipantau melalui aplikasi/website Magma Indonesia (www.vsi.esdm.go.id atau https://magma.esdm.go.id) dan media sosial Badan Geologi, serta website Badan Geologi (www.geologi.esdm.go.id).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.