BREAKING NEWS
 

Mayoritas Rakyat Dukung MBG

Pemuda Tani Indonesia Nilai Sudaryono Sukses Nakhodai BGN

Reporter : OSPI DARMA
Editor : FAQIH MUBAROK
Kamis, 15 Oktober 2026 15:10 WIB
Sekretaris Jenderal DPP Pemuda Tani Indonesia, Suroyo. Foto: Pemuda Tani Indonesia

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Pemuda Tani Indonesia menyambut baik hasil survei nasional Adidaya Institute yang memotret dukungan kuat masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan tata kelola Badan Gizi Nasional (BGN) di bawah kepemimpinan Sudaryono.

Hasil survei itu menyatakan Sudaryono meraih tingkat kepercayaan publik sebesar 76,1 persen. Sebanyak 68,8 persen responden juga menyatakan puas atas kinerjanya sebagai Kepala BGN.

"Angka 76,1 persen bukan sekadar statistik. Itu mandat moral dari rakyat. Publik melihat kerja, bukan sekadar mendengar kata. Kami mengapresiasi kepemimpinan Mas Sudaryono yang terbukti mampu menumbuhkan kepercayaan," ujar Sekretaris Jenderal DPP Pemuda Tani Indonesia, Suroyo kepada RM.id, Kamis (15/10/2026).

Dukungan terhadap program itu sendiri juga terbilang tinggi. Survei mencatat 69,9 persen responden setuju dengan Program MBG, dan 61,6 persen meminta program ini terus dilanjutkan.

Baca juga : Uji Coba MBG Prasmanan, Menunya Segar & Hangat, Siswa Makan Lebih Lahap

Lalu, sebanyak 58,2 persen menilai MBG sudah sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat di lapangan.

"Suara rakyat sudah bicara. Mayoritas ingin MBG berlanjut karena merasakan manfaatnya. Narasi yang berusaha menggambarkan program ini tidak dikehendaki masyarakat telah terbantahkan oleh data," tegas Suroyo.

Adsense

Bagi Pemuda Tani Indonesia, MBG punya arti strategis yang lebih luas dari sekadar piring makan anak bangsa. Suroyo menyebutnya sebagai kunci ganda.

"Bagi kami, MBG adalah kunci ganda. Dia mencetak generasi yang sehat, sekaligus memprioritaskan hasil panen petani, peternak, dan nelayan lokal sebagai rantai pasok utama. Anak-anak kita kenyang bergizi, petani kita bergairah menanam. Itulah ekosistem yang kami perjuangkan," tuturnya.

Baca juga : Mas Dar Minta Pemda Ikut Sidak Dapur MBG

Aspirasi ini sejalan dengan temuan survei. Dimana sebanyak 78,8 persen masyarakat menginginkan petani, nelayan, pelaku usaha lokal, dan UMKM terlibat dalam penyediaan bahan pangan MBG.

Untuk diketahui, survei Adidaya Institute dilakukan secara tatap muka pada 15–21 September 2026 terhadap 1.240 responden di 38 provinsi. Margin of error survei ini 2,78 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

"Sampel menjangkau seluruh provinsi, dengan margin of error dan tingkat kepercayaan yang memenuhi standar. Hasil ini layak dipercaya dan menjadi cermin persepsi masyarakat Indonesia," kata Suroyo.

Pemuda Tani Indonesia juga mencatat bahwa publik menuntut pengawasan ketat terhadap dapur penyedia layanan gizi. Karena itu, pihaknya mendorong kepercayaan yang tinggi ini harus dijawab dengan tata kelola yang makin bersih dan keamanan pangan yang terjamin.

Baca juga : Kebijakan Baru Kepala BGN, Insentif Dapur MBG Rp 2.000/Porsi

"Kepercayaan rakyat adalah amanah, bukan hadiah. Kami siap berdiri bersama BGN, mengawal MBG agar tepat sasaran, aman, dan menyejahterakan petani, peternak, nelayan, dan produsen pangan skala kecil lainnya di Indonesia," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense