BREAKING NEWS
 

Kumpul di Jakarta, Buruh ASEAN Bersatu Perjuangkan Kesejahteraan

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Kamis, 29 Oktober 2026 22:29 WIB
Presiden ASEAN TUC Andi Gani Nena Wea bersama pimpinan konfederasi buruh negara ASEAN membahas upah, kesejahteraan, dan perlindungan pekerja di Jakarta, Kamis (29/10/2026). Foto: ASEAN TUC

RM.id  Rakyat Merdeka - Persoalan upah, kesejahteraan pekerja, hingga perlindungan buruh migran menjadi agenda utama gerakan buruh di Asia Tenggara. Para pimpinan konfederasi buruh negara-negara ASEAN berkumpul di Jakarta untuk memperkuat solidaritas dan menyatukan langkah menghadapi tantangan ketenagakerjaan di kawasan.

Agenda tersebut dibahas dalam ASEAN Trade Union Council (ASEAN TUC) Regional Summit yang berlangsung pada 29–31 Oktober 2026. Pertemuan ini diselenggarakan ASEAN TUC bekerja sama dengan International Labour Organization (ILO) Bureau for Workers’ Activities (ACTRAV).

Hadir dalam pertemuan tersebut Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Direktur ILO ACTRAV Oliver Röpke, Sekretaris Jenderal ASEAN TUC Raymond Mendoza, serta Ariel Castro, Desk Officer Asia Pasifik ILO ACTRAV.

Presiden ASEAN TUC Andi Gani Nena Wea mengatakan, pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyamakan pandangan dan memperkuat solidaritas gerakan buruh di tengah beragam tantangan ketenagakerjaan.

Baca juga : Fokus Kawal Aturan Ketenagakerjaan, KSPSI AGN Tak Turun Aksi 28 Oktober

“Pertemuan ini sangat penting karena seluruh pimpinan konfederasi buruh dari negara-negara ASEAN hadir untuk membahas persoalan pengupahan, kesejahteraan buruh, manajemen organisasi serikat pekerja, serta perlindungan buruh migran di ASEAN,” kata Andi Gani, Kamis (29/10/2026).

Menurutnya, persoalan upah dan kesejahteraan berkaitan erat dengan perjuangan serikat pekerja dalam memastikan hak-hak buruh terpenuhi dan terlindungi. Karena itu, komunikasi serta koordinasi lintas negara perlu diperkuat agar gerakan buruh ASEAN memiliki posisi yang semakin kuat dalam memperjuangkan kepentingan pekerja.

Adsense

Andi Gani yang juga menjabat Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menekankan pentingnya perlindungan buruh migran. Mobilitas pekerja antarnegara, kata dia, harus diimbangi dengan jaminan pemenuhan hak, perlindungan, dan kesejahteraan.

Selain itu, penguatan manajemen organisasi serikat pekerja turut menjadi pembahasan. Organisasi yang solid dinilai penting agar perjuangan buruh berjalan efektif dan mampu merespons perubahan serta tantangan dunia kerja.

Baca juga : KSPSI Imbau Demo Mahasiswa Besok Berlangsung Damai

Di tengah agenda tersebut, pemerintah Indonesia juga memperkuat hubungan dengan organisasi buruh regional. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyerahkan Certificate of Recognition kepada ASEAN TUC seiring pemindahan kantor pusat organisasi tersebut dari Manila, Filipina, ke Jakarta.

Kehadiran kantor pusat ASEAN TUC di Indonesia menjadi momentum untuk memperkuat peran Indonesia dalam gerakan buruh regional. Menaker juga mengapresiasi ASEAN TUC sebagai mitra dalam mengembangkan kerja sama antarnegara untuk memperjuangkan kebijakan yang meningkatkan kesejahteraan pekerja.

Kerja sama tersebut diharapkan memperkuat koordinasi dalam menghadapi persoalan ketenagakerjaan di kawasan ASEAN, sekaligus memperluas perlindungan dan meningkatkan kesejahteraan pekerja.

Direktur ILO ACTRAV Oliver Röpke turut menyoroti hubungan antara serikat pekerja dan pemerintah di Indonesia, khususnya dalam membangun hubungan industrial.

Baca juga : Pimpinan Buruh Dunia Kumpul Di Indonesia, Andi Gani: Ini Momentum Bersejarah

“Komunikasi yang terbuka menjadi salah satu unsur penting untuk membahas persoalan ketenagakerjaan dan mencari solusi atas berbagai kepentingan yang berkembang di dunia kerja,” ucapnya.

ASEAN TUC merupakan konfederasi buruh regional yang mewakili lebih dari 20 juta pekerja. Organisasi ini berfokus pada advokasi, perlindungan tenaga kerja, serta peningkatan kesejahteraan pekerja di kawasan Asia Tenggara.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense