Sebelumnya
Masyarakat juga dihebohkan dengan penemuan virus Corona baru di Kalimantan Barat (Kalbar). Menurut, Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar), virus baru itu beda dengan yang ditemukan di Inggris dan Afrika.
Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Harisson mengatakan, mutasi virus Corona baru telah masuk ke wilayahnya sejak Agustus 2020. Namun, dengan kode yang berbeda.
Virus Corona baru yang masuk ke Kalbar dideteksi dengan kode D614G. Sementara yang dari Inggris dan Afrika adalah B117 atau N501Y.
Virus Corona baru di Kalbar diketahui masuk melalui warga yang datang dari Jakarta melalui Bandara Internasional Supadio, Pontianak. Temuan itu didapat setelah Laboratorium Untan Pontianak mengirim 11 sampel swab pasien positif Covid-19 ke Genetika Sains Indonesia. Sampel dikirim antara Agustus-November.
“Hasilnya sudah ada, dan dari analisis kita, ternyata salah satunya adalah virus D614G,” kata Harisson, Senin (28/12).
Virus Corona D614G itu juga merupakan virus yang menyerang Surabaya, Jawa Timur, dan kini, Yogyakarta.
Baca juga : Suka Cita Petani Kalimantan Timur Penerima Bantuan Benih Hortikultura
Untuk mencegah penularan, pihaknya telah memperketat bandara. “Kita tidak ingin virus dari Pulau Jawa atau Inggris masuk di Kalbar,” jelasnya.
Bagaimana tanggapan IDI terkait virus Corona baru ini? Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof. Zubairi Djoerban mengatakan, virus Corona varian baru itu tepatnya sudah ditemukan sejak 20 September lalu. Tapi baru disadari beberapa hari lalu.
“Varian baru ini bernama N501Y dan punya kemampuan infeksi yang lebih tinggi. Lebih mudah menular 70 persen. Terutama kepada anak-anak,” ujar Profesor Zubairi, di akun Twitter pribadinya @ProfesorZubairi.
Baca juga : Virus Corona Sudah Sampai Antartika
Hal senada dikatakan Anggota Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Indonesia, Hermawan Saputra. Dia menduga, virus Corona baru itu sudah jauh hari masuk ke Indonesia. Sama seperti virus Corona, yang diprediksi masuk bahkan sebelum Maret lalu. [SAR/MEN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.