Sebelumnya
“Yah yang pasti untuk yang rumahnya hilang, rusak berat kan sudah diberikan dana bimbingan. Nah tadi kan kita dengar mereka sudah menyewa untuk hunian sementara sampai menunggu selesainya hunian tetap, " ujarnya.
Ia mengaku sangat bersyukur dengan dukungan yang luar biasa dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dalam 68 hari ada 50 unit rumah yah, hunian tetap yang bisa diserahterimakan. "Hari ini dan insya Allah akan segera kita atur pembagiannya untuk masyarakat yang terdampak,” terangnya, Rabu (30/12).
Baca juga : Pemprov Sulsel Siapkan Rp 8 Miliar Untuk Simpan Vaksin Covid
Ia juga berharap bantuan hunian tetap dari Pemprov Sulsel ini dapat menjadi pemicu bagi pihak lain, baik swasta maupun pemerintah pusat untuk dapat membantu masyarakat terdampak banjir bandang di Luwu Utara yang masih sangat membutuhkan uluran tangan.
“Kita berharap ini (bantuan huntap) mampu mendorong pihak lain, termasuk juga pihak swasta, dan mungkin dari pemerintah pusat, melalui kementerian PUPR, BNPB dan pemerintah daerah juga, serta disokong Pemerintah Provinsi. Alhamdulillah sudah dimulai oleh Pemprov dengan 50 unit. Saya yakin ini menjadi pemancing bagi yang lain,” terang Indirani.
Baca juga : Gubernur Sulsel Lepas Jenazah Bupati Luwu Timur
Sementara itu, Project Manager PT Tatalogam Lestari yang mendesain rumah Domus atau rumah permanen instan, Krisna Dewanty menjelaskan, pengerjaan huntap ini hanya memakan waktu 68 hari kerja.
Ia menyebutkan, 50 unit huntap ini dikerjakan mulai tanggal 13 Oktober 2020 silam, sampai selesai sesuai dengan kontrak kerja tanggal 22 Desember 2020.
Baca juga : Mulai Senin Besok, Pria Dan Wanita Di Panama Nggak Boleh Belanja Di Hari Yang Sama
“Alhamdulillah, dengan segala proses dan kendala yang ada, kami mampu merampungkan huntap ini. Untuk itu, terima kasih kepada seluruh pihak, terkhusus bapak Gubernur, ibu Bupati, pak Camat, dan semua pihak, bapak dan ibu, masyarakat Luwu Utara. "Semoga bangunan huntap ini bermanfaat buat masyarakat Luwu Utara, khususnya para korban yang telah kehilangan tempat tinggal,” pungkas Krisna. [SRI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.