Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Pemprov Sulsel Siapkan Rp 8 Miliar Untuk Simpan Vaksin Covid
Jumat, 25 Desember 2020 20:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) sudah menyiapkan ruang pendingin untuk menyimpan vaksin Covid-19.
Rencananya, vaksin Covid-19 buatan Sinovac ini akan dibagikan pada tahun 2021.
Baca juga : KKP Kembangkan Riset Pendingin Mini Ikan Untuk Nelayan
Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Ichsan Mustari mengatakan, Pemprov Sulsel sedang berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan terkait penyediaan refrigerator vaksin atau kulkas vaksin untuk di kabupaten/kota.
"Kami sedang siapkan ruang pendingin untuk menyimpan vaksin dari pusat yang akan didistribusikan ke kabupaten/kota," ujar Ichsan dikutip Antara, Jumat (25/12).
Baca juga : BPOM Luruskan Pemberitaan Miring Soal Vaksin Sinovac
Ia mengungkapkan, Pemprov Sulsel akan menyiapkan anggaran sebesar Rp 8 miliar untuk penyaluran vaksinasi Covid-19 di 24 kabupaten/kota se-Sulsel.
Anggaran itu akan digunakan, salah satunya menyiapkan tenaga kesehatan sebanyak 1.099 orang. Mereka adalah tenaga vaksinator yang sudah dilatih untuk 24 kabupaten/kota. Pembelian vaksin pun langsung dari Kementerian Kesehatan.
Baca juga : Kapal Pelni Siap Distribusikan Vaksin Covid-19
"Pembagian vaksin tidak dilakukan secara merata di 24 kabupaten. Pembagian akan dihitung berdasarkan tingkat risiko Covid-19 di setiap daerah," terangnya. [FIK]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya