BREAKING NEWS
 

Pegawainya Nyolong 1,9 kilo Emas Sitaan

KPK Tercoreng

Reporter & Editor :
APRIANTO
Jumat, 9 April 2021 07:15 WIB
Ketua Dewan Pengawas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean (kiri) bersama anggota Dewan Pengawas Syamsuddin Haris (tengah) dan Harjono (kanan) memberikan keterangan pers seusai menyelenggarakan sidang putusan pelanggaran kode etik pegawai KPK di Gedung KPK C1, Jakarta, Kamis (8/4/2021). (Foto: ANTARA/Aprillio Akbar)

 Sebelumnya 
“Ini sangat mencoreng citra KPK,” kata Zaenur, kemarin.

Zaenur mengatakan, pelanggaran yang dilakukan oknum pegawai KPK bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, tercatat ada kasus pegawai KPK menyalahgunakan wewenang seperti memeras. Untuk itu, dia meminta KPK mengevaluasi standard operating prosedure (SOP). Hal itu, untuk memastikan agar tidak ada penyalahgunaan wewenang dari para pegawai KPK terutama di Labuksi.

Terakhir, ia mengapresiasi penegakan etik dan sanksi berat serta dilanjutkan dengan proses pidana. “Selain itu, tentu harus ada evaluasi untuk mencegah hal ini tidak terjadi lagi,” tegasnya.

Baca juga : Tindak Pegawainya yang Nakal, Bentuk Komitmen KPK Jaga Integritas

Sementara itu, eks Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang belakangan ini menjadi pembela KPK usai adanya revisi Undang-undang KPK, menanggapi santai kasus tersebut. Menurut dia, kasus ini adalah sesuatu yang normal. Hampir di semua lembaga ada pencurinya, termasuk lembaga penangkap pencuri.

“Dari dulu saya bilang gitu. Sekarang ketahuan karena ada pengawas. Dulu, semua berkepentingan agar ada lembaga suci yang disembah publik. Makanya kasus disembunyikan. Dulu nggak normal sekarang yang normal,” cuit @fahrihamzah.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Jimmy Christian Samma menyampaikan kasus IGAS masih dalam tahap penyelidikan.

Baca juga : Nggak Cuma Dipecat, Pegawai KPK yang Nyolong Emas Juga Dipolisikan

Pihaknya sudah memeriksa IGAS sebagai pihak terlapor. Namun, statusnya masih saksi. Terbuka kemungkinan untuk ditingkatkan ke penyidikan dengan menetapkan tersangka.

Di dunia maya, kasus ini benar-benar membuat kaget warganet. Mayoritas netizen heran, lembaga anti korupsi justru ada pegawainya yang korupsi.

“Sungguh memalukan, padahal rakyat berharap keberadaan KPK dianggap setengah dewa dalam berantas korupsi. Tapi kalau ada dugaan barbuk emas dimaling oknum KPK, terus mau bilang wow gitu,” cuit @budtsl. “Baru sekarang loh ada kasus begini di KPK. Semoga bawahan tidak merepresentasikan atasan,” timpal @gamapila. “Barang maling dimaling tuh gimana,” sambung @syhlm. “Bikin malu aja nih pegawai KPK,” semprot @Lukmanharijant4. [BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense