BREAKING NEWS
 

Besok, Dapat Beras 10 Kg Dan Obat-obatan

Orang Miskin Tepuk Tangan

Reporter & Editor :
APRIANTO
Selasa, 13 Juli 2021 07:20 WIB
Bantuan sembako beras PPKM Darurat. (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah menunjukkan perhatian besar ke masyarakat miskin yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Mulai besok, Pemerintah akan membagikan beras sebanyak 5-10 kilogram ke keluarga miskin, dan obat-obatan bagi yang sakit. Kabar ini membuat orang miskin senang. Mereka pun tepuk tangan.

Kabar gembira itu disampaikan Komandan PPKM Darurat, Luhut Binsar Pandjaitan, kemarin. Sebelum mengumumkan ini, Luhut ikut Rapat Kabinet Terbatas bersama Presiden Jokowi, kemarin. Beres rapat, Luhut mengumpulkan sejumlah menteri Kabinet Kerja dan pejabat untuk menyampaikan perintah Jokowi. Yang dikumpulkan antara lain Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Baca juga : Bansos Aman, Tepuk Tangan

Luhut menyatakan, Pemerintah akan memberi bantuan beras agar rakyat tidak kelaparan. "Rabu besok, mulai berlaku pembagian beras 5-10 kilogram," kata Luhut, dalam konferensi pers, usai pertemuan.

Bukan cuma itu, orang kepercayaan Jokowi ini menerangkan, Pemerintah memutuskan akan membagikan paket obat bagi penderita Covid-19 dengan gejala ringan. "Rabu besok, kita juga akan launching 300.000 paket obat untuk OTG (orang tanpa gejala) dan untuk yang kelas-kelas penyakit yang masih tidak serius,” ungkapnya.

Baca juga : Dukung PPKM Darurat, Menpora Setop Kegiatan Olahraga Memicu Kerumunan

Rinciannya, 10 persen untuk OTG, 60 persen yang bergejala demam dan anosmia alias kehilangan penciuman, dan 30 persen untuk bergejala demam dan batuk. “Paket obat ini akan menjangkau hampir 210.000 kasus aktif yang kita berikan," ucap politisi gaek yang juga menjabat sebagai Menko Kemaritiman dan Investasi ini.

TNI/Polri dilibatkan dalam pendistribusiannya. "Akan dibagikan oleh TNI bersama-sama elemen-elemen yang lain. Prosedur sudah disusun sehingga itu bisa jalan,” jelas Luhut.

Adsense

Baca juga : Menperin Turun Tangan

Terkait dengan paket obat-obatan, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengusulkan kepada Luhut agar dilakukan finalisasi jenisnya. "Kita perlu finalisasi lagi terkait paketnya, karena belum sinkron dengan organisasi profesi dokter. Jangan sampai terjadi resistensi terkait paket obat ini," terang mantan Dirut Bank Mandiri itu.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense