Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kadispar Dan Pelaku Pariwisata Harap Munas Kadin Tetap Di Bali

Jumat, 28 Mei 2021 19:33 WIB
Logo Munas VIII Kadin di Bali. (Foto: Istimewa)
Logo Munas VIII Kadin di Bali. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Bali Putu Astawa berharap, penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) ke-8 Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia tetap dilaksanakan di Bali. Sebab, penyelenggaraan Munas itu sangat penting untuk mendongkrak ekonomi dan pariwisata Bali yang anjlok akibat pandemi Covid-19.

"Kami berharap, mudah-mudahan tetap bisa diselenggarakan di Bali. Karena, bagi dunia pariwisata, kan yang terpenting adalah market atau ada demand. Kalau (Munas Kadin) jadi di Bali, kan rencananya 2 ribu peserta itu akan memberikan optimisme kepada insan-insan pariwisata kita," ungkap Putu Astawa, Jumat (28/5).

Sebelumnya, ada desas-desus, lokasi Munas Kadin akan dipindahkan. Padahal, sebelumnya Kadin sudah menetapkan, Munas akan digelar di Bali. Kalau betul penyelenggaraan Munas dipindah, Putu sangat menyanyangkan.

Berita Terkait : BPIP: Peringatan Harlah Pancasila Serentak Di 34 Provinsi

"Pastilah sangat menyanyangkan. Karena kita kan yang paling terpuruk. Apalagi Bali, selain memiliki tempat yang memadai dan juga berpengalaman, kegiatan itu akan memberikan optimisme," imbuh Putu.

Gede Dananjaya Siadja, alah satu pelaku pariwisata Bali, menyatakan hal serupa. Kata dia, kehadiran seluruh pengusaha Indonesia yang menjadi peserta Munas Kadin akan menambah okupansi hotel di Bali. Juga menambah penggunaan transportasi (sewa mobil) di Bali.

"Okupansi hotel akan meningkat dengan kehadiran mereka pada Munas Kadin nanti. Saya harapkan, Munas Kadin berjalan dengan baik dan para peserta membawa keluarganya juga. Jadi, bapaknya ikut Munas, keluarganya jalan-jalan. Itu akan menambah income masyarakat di Bali," ungkapnya.

Berita Terkait : Penyidik Gedung Bundar Sita Lapangan Golf Di Belitung

Nyoman Suharta, salah satu pelaku pariwisata Bali lainnya, juga berharap pelaksanaan Munas Kadin dilakukan di Pulau Dewata. "Sangat disayangkan kalau dipindah atau batal diadakan di Bali. Pelaksanaan Munas Kadin tentu dapat membantu masyarakat Bali dan roda perekonomian akan berputar di tengah kondisi sekarang," ungkapnya.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yakin, pelaksanaan Munas Kadin di Bali turut membantu kepulihan pariwisata di Pulau Dewata tersebut. "Saya sangat yakin teman-teman Kadin juga ingin berjuang untuk kepulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Bali. Kita juga ingin membantu saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan di Bali," ucap Sandi.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini berharap, keputusan Kadin berpihak kepada Bali. "Jadi saya ingin mengajak kita semua, jangan berspekulasi. Kita tunggu keputusan akhir dan saya berharap keputusannya berpihak kepada sektor yang sudah sangat tertekan ini," tutup Sandi. [WUR]