BREAKING NEWS
 

Anak Muda Hebat dan Penghargaan Internasional (1)

Magic Box Sampangan, Ubah Sampah Jadi Zero-Waste

Reporter & Editor :
RATNA SUSILOWATI
Selasa, 10 Agustus 2021 20:44 WIB
Muhammad Fauzal Rizki, pemenang penghargaan SEED Award atas karyanya, Magic Box Sampangan. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ada lho, anak muda Indonesia yang berpikir serius soal pengelolaan sampah. Bukan sekedar mendaur ulang, tapi lebih kreatif dari itu. Dia menciptakan magic box.

Seluruh sampah dimasukkan ke dalam kotak, dan tak perlu repot-repot dipilah. Boks itu akan mengubah sampah menjadi pupuk organik, sekaligus bio-disinfektan. Bahkan, sampah plastiknya bisa diubah jadi material panas untuk menggerakan mesin.

 

Magic box Sampangan yang digunakan dalam pemrosesan sampah (Foto: BBG)
 

Jadi, seluruh jenis sampah yang diolah dalam mesin yang dinamai Sampangan, hasilnya bermanfaat. Inilah yang namanya zero-waste.

Baca juga : QNET Menangkan Berbagai Penghargaan Internasional

Anak muda itu, namanya Muhammad Fauzal Rizki. Usianya belum 30 tahun, tapi karyanya sudah membanggakan.

Kreativitasnya mengurus sampah menyabet penghargaan internasional, yaitu SEED Award. Sebuah penghargaan yang diakui dunia, di bidang kewirausahaan dalam pembangunan berkelanjutan.

Penghargaan ini bagian dari kemitraan global yang dibentuk United Nations Environment Programme (UNEP), United Nations Development Programme (UNDP), dan International Union for Conservation of Nature (IUCN).

SEED melakukan identifikasi dan mempromosikan perusahaan ramah lingkungan di negara berkembang, serta memberi kesempatan pada pelaku usaha untuk meningkatkan skala bisnis mereka melalui hibah, saran strategis, akses ke investor dan profil global.

Baca juga : Dorong Perdagangan Internasional, Mandiri Terus Kembangkan Layanan Trade Finance

Selain produk magic box Sampangan, ada empat usaha kecil lainnya yang terpilih jadi finalis. Yaitu, Neurafarm (penggunaan artifial inteligent dan data yang membantu petani meningkatkan produktivitasnya) dan Perfect Fit (akses terhadap produk menstruasi berkelanjutan dan edukasi kesehatan, tubuh dan HAM).

Kemudian, SukkhaCitta (jembatan pengrajin di desa-desa Indonesia yang memproduksi pakaian batik ramah lingkungan), dan Biopac (kemasan berbahan rumput laut untuk menggantikan bahan tidak terurai).

Kembali ke Sampangan, karya Muhammad Fauzal Rizki. Magic box ini cara kerjanya serupa oven. Semua jenis sampah yang masuk ke dalam mesin itu dipanaskan.

Hasil akhirnya, sampah organik berubah jadi karbon aktif dan uap air bersih. Karbon aktif digunakan untuk pupuk. Sampah jenis plastik yang mencair, berubah menjadi gas, yang lalu diberi campuran tertentu, jadi crude oil atau biokatalis dan bisa digunakan lagi di mesinnya.

Baca juga : Dipanggil KPK, 2 Pejabat Aceh Diam-diam Pergi Ke Ibu Kota

Memang ini tidak menggantikan bensin atau solar, tetapi cukup untuk menggerakkan kembali mesin. "Sehingga kami tidak perlu menggunakan tambahan energi fosil yang tidak ramah lingkungan di mesin itu,” kata Fauzal.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense