Sebelumnya
Mantan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan ini juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan gelombang berikutnya. Sekalipun jumlah kasus sudah menurun.
"Mudah-mudahan tidak ada, atau tidak terlalu berat," katanya.
Baca juga : Vaksinasi Dosis Kedua, Indonesia Kejar Jerman
Mumpung kasus sedang turun, Prof. Tjandra meminta pemerintah untuk memaksimalkan upaya vaksinasi di semua Puskesmas dan RS, yg totalnya sekitar 10 ribuan di seluruh Tanah Air. Sehingga, masyarakat lebih mudah dan nyaman mendapat vaksin.
"Vaksinasi di stadion dan tempat umum lain memang dapat mencakup jumlah besar dalam satu waktu, tetapi ada juga risiko kerumunan orang. Belum lagi, kadang harus antri dslam waktu yang cukup lama," jelas Prof. Tjandra.
Baca juga : Presiden Dan Ketum Kadin Tinjau Vaksinasi Kolaborasi Kebangsaan
"Semoga, cakupan vaksinasi lengkap kita dapat terus meningkat di waktu-waktu mendatang," pungkasnya. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.