Dark/Light Mode

Vaksinasi Dosis Kedua, Indonesia Kejar Jerman

Senin, 30 Agustus 2021 23:44 WIB
Penyuntikan vaksin Covid-19. (Foto: Dwi Pambudo/RM)
Penyuntikan vaksin Covid-19. (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengemukakan, laju penyuntikan vaksin Covid-19 di Indonesia bisa melampaui capaian Jerman. Syaratnya, dengan strategi peningkatan hingga 2,3 juta orang per bulan.
 
"Per hari ini, saya lihat sudah 97,8 juta sudah kita suntikan. Mudah-mudahan bisa ngejar Jerman kalau angkanya juga naik terus," kata BGS, sapaan akrab Budi Gunadi Sadikin, dalam konferensi pers virtual terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Senin malam (30/8), seperti dikutip Antara.
 
Budi menerangkan, Presiden Jokowi meminta agar dilakukan percepatan vaksinasi hingga 100 juta dosis pada akhir Agustus 2021. Artinya, tinggal satu hari lagi untuk mencapai target itu. Target itu dapat tercapai kalau besok bisa menyuntikkan sebanyak 2,2 juta dosis.
 
Menurut Budi, Indonesia yang awalnya sempat diremehkan dalam vaksinasi, kini justru mengalami kemajuan. Hal ini tampak dari perolehan ranking keenam dunia untuk jumlah orang yang divaksinasi. "Per hari ini, sudah hampir 63 juta jiwa (gabungan yang divaksin dosis pertama dan dosis lengkap)," bebernya.
 
Untuk suntikan dosis pertama, Indonesia ada di peringkat enam di bawah China, India, Amerika Serikat, Brazil, dan Jepang. Sedangkan untuk suntikan dosisi kedua, Indonesia berada di peringkat tujuh di bawah China, India, Amerika Serikat, Brasil, Jepang, dan Jerman.
 
Pada akhir Agustus 2021, kata Budi, Indonesia dijadwalkan kembali menerima kedatangan vaksin sebanyak 64 juta dosis. "Memang ada yang sedikit tertunda, tapi Bulan September mungkin kita akan dapat di kisaran 80 juta dosis," terangnya. [USU]